Petugas BPBD kota Solo berusaha menyingkirkan pohon asem yang tumbang menutup Jl Slamet Riyadi, Gendengan (depan RS Slamet Riyadi), Selasa (29/3/2016). Pohon asem tua tersebut ambruk akibat lapuk dan tak kuat menahan terpaan angin kencang saat hujan. (Sunaryo HB/JIBI/Solopos) Ilustrasi pohon tumbang. (Sunaryo HB/JIBI/Solopos)
Rabu, 6 April 2016 17:15 WIB Mahardini/JIBI/Solopos Solo Share :

Korban Tertimpa Pohon Tumbang di Jl Slamet Riyadi Solo Akhirnya Meninggal

Angin Kencang Solo Selasa (29/3/2016) lalu menumbangkan pohon-pohon di Jl Slamet Riyadi Solo.

Solopos.com, SOLO — Angin kencang Solo, Selasa (29/3/2016), menumbangkan pohon asem di Jl Slamet Riydi depan Satlantas Solo dan pohon cemara di depan Diamond Restaurant Solo. Tumbangnya pohon asem menyebabkan satu orang tertimpa.

Dia adalah Hijrah Faizal Rifai, 25. Akhirnya Selasa (5/4/2016) Hijrah meninggal dunia. Saat peristiwa korban mengendarai sepeda motor Supra Fit hitam berpelat nomor K 3185 LJ. Warga Dusun Jeruk RT 002/RW 006 Desa Monggot, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan ini saat itu mengalami luka di bagian kaki.

Setelah mendapatkan perawatan intensif di RSUD Dr. Moewardi, korban yang telah menjalani dua kali operasi akibat luka di bagian saluran pencernaan, saluran kencing, dan patah tulang pinggang akhirnya meninggal dunia, Selasa (5/4/2016).

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…