Ilustrasi menghitung uang tunai rupiah (Rahmatullah/JIBI/Bisnis) Ilustrasi menghitung uang tunai rupiah (Rahmatullah/JIBI/Bisnis)
Rabu, 6 April 2016 05:40 WIB Kusnul Isti Qomah/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

BANTUAN SOSIAL
Pertamina Salurkan CSR Senilai Rp130 Miliar

Pada 2016 ada sekitar 30 kegiatan yang CSR yang akan dilakukan.

 
Solopos.com, JOGJA—PT Pertamina (Persero) menggelontorkan dana sekitar Rp130 miliar untuk mendukung program Corporate Social Responsibility (CSR).

CSR Operation Manager PT Pertamina (Persero) Agus Mashud S Asngari mengatakan, pada 2016 ada sekitar 30 kegiatan yang CSR yang akan dilakukan. “Kami lakukan kegiatan di seluruh Indonesia dan dari tahun ke tahun selalu kami dukung dengan kekuatan Sumber Daya Manusia [SDM] yang ada,” papar dia kepada wartawan di Wisma Arimbi, Jl Laksda Adisutjipto No 88, Selasa (5/4).

Besaran dana CSR yang digelontorkan per tahunnya berbeda-beda. Tahun ini, ada sekitar Rp120 miliar hingga Rp130 miliar dana CSR yang akan dikucurkan. Jawa Tegah dan DIY juga menjadi daerah sasaran pelaksanaan program ini. Program CSR yang pernah dilakukan di DIY misalnya pembinaan desa wisata di Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul. Pembinaan yang dilakukan sudah berjalan selama tiga tahun.

Program CSR yang baru saja diresmikan adalah Gedung Arimbi. nilai bantuan yang diberikan senilai Rp1 miliar. Latar belakang pelaksanaan program CSR ini adalah memberikan ruang bagi wanita Indonesia yang tergabung dalam Kowani untuk berlatih bisnis. Selain itu, program ini bisa menjadi sarana untuk mendukung pendidikan di Indonesia bagi para pelajar yang menekuni bidang perhotelan.

Kemudian, ada pula Rumah Jamu Rewulu yang merupakan kawasan industri rumah tangga jamu tradisional berbasis masyarakat. Program ini mengakomodir masyarakat pembuat jamu tradisional di sekitar TBBM Rewulu. “Program ini sudah berjalan sejak 2012. Alokasi dana yang diberikan per tahun sekitar Rp750 juta hingga Rp1 miliar,” papar dia.

General Manager Pertamina MOR IV Jawa Bagian Tengah Kusnendar berharap, dengan adanya Gedung Arimbi ini, pelajar jurusan perhotelan tidak akan susah payah mencari tempat untuk mengaplikasikan teorinya. “Mereka bisa mengaplikasikan ilmunya,” papar dia.

Ketua Umum Pembina Kowani Pusat Giwo Rubianto Wiyogo mengatakan, sangat mengapresiasi upaya Pertamina untuk menunjukkan kepeduliannya kepada wanita Indonesia melalui program ini. Sebagai organisasi yang diberikan tanggung jawab dalam pengelolaan gedung ini. “Kowani akan berupaya dalam pelaksanaan utilisasi aset secara optimal,” papar dia.

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.MICROVISION INDONESIA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…