ilustrasi (dok)
Selasa, 5 April 2016 05:00 WIB Farida Trisnaningtyas/JIBI/Solopos Umum Share :

TURNAMEN FUTSAL
32 Tim Bersaing Rebutkan Piala Wali Kota Solo 2016

Turnamen Futsal diadakan di Kota Solo

Solopos.com, SOLO — Sebanyak 32 tim futsal se-Soloraya siap bersaing ketat untuk jadi juara dalam turnamen futsal antarpelajar SMA/SMK Wali Kota Solo Cup 2016. Ajang yang digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) akan diselenggarakan di GOR Bengawan Sport, 7-8 Mei 2016 mendatang.

Dari total kuota 32 tim tersebut, sebanyak 27 tim menyatakan bakal turut berpartisipasi. Bahkan SMK asal Semarang ingin mendaftarkan diri. Akan tetapi, turnamen futsal Wali Kota Solo Cup yang untuk kali pertama digelar ini masih dibatasi wilayah Soloraya saja.

“Turnamen futsal ini untuk para pelajar SMA/SMK se-Soloraya. Kami masih membuka pendaftaran sampai pertengahan April 2016 ini. Pendaftaran bisa ke Balai Persis atau FPOK UNS di Manahan,” ujar Sekretaris Panitia, Adri Tersiantoro, dalam jumpa pers di Balai Persis, Senin (4/4/2016).

Di samping itu, turnamen ini menggunakan sistem gugur sejak di babak penyisihan. Di fase ini setiap tim akan mengambil undian untuk menentukan lawan yang bakal dihadapi. Sistem knock out ini berlaku hingga mendapatkan dua tim yang maju ke babak final. Sedangkan drawing akan dilakukan bertepatan dengan technical meeting di Balai Persis, 3 Mei 2016 mendatang.

“Ada beberapa tim unggulan yang akan ikut. Sementara ini seperti tim futsal SMA Batik 2 Solo yang baru saja juara Artefak UNS 2016,” imbuh penanggung jawab pertandingan, Umar.

Dalam pertandingan yang berlangsung selama dua hari tersebut dibagi dua fase. Pada 7 Mei 2016 akan dilangsungkan babak penyisihan 32 tim. Sedangkan pada 8 Mei 2016, bakal digelar babak semifinal dan final. Di hari terakhir pula akan ditutup dengan penampilan dari orkes musik humor Pecas Ndahe.

lowongan kerja
Harian Umum SOLOPOS Account Executive Toko Solopos, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Vaksinasi dan Herd Immunity

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (16/12/2017). Esai ini karya Riris Andono Ahmad, Direktur Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Solopos.com, SOLO–Heboh outbreak penyakit difteri dan rendahnya cakupan imunisasi karena penolakan kelompok anti vaksin menimbulkan keresahan…