JIBI/Solopos/Ardiansyah Indra Kumala (Foto Ilustrasi) Petugas merawat balita yang dititipkan di Baby Daycare Lazurdi Kamila, Banjarsari, Solo, Jumat (10/1). Tempat tersebut mengasuh balita usia 0-2 tahun.
Selasa, 5 April 2016 01:40 WIB Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Peran Kelompok Bina Keluarga Balita Ditingkatkan

. Saat ini jumlah BKB mencapai 239 kelompok.
Solopos.com, SLEMAN- Untuk meningkatkan peran keluarga dalam membina Balita, Pemkab Sleman melaksanakan pembinaan kelompok kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB). Saat ini jumlah BKB mencapai 239 kelompok.

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun mengatakan jumlah keluarga yang menjadi sasaran BKB sebanyak 11.530 KK. Dari jumlah tersebut 9.005 KK mengikuti program KB. “Di dalam pengembangan balita yang berkualitas, pendidikan bagi anak-anak balita juga menjadi prioritas pembangunan di Sleman,” kata Sri melalui rilisnya, Senin (4/4/2016).

Pendidikan yang dimaksud, katanya, lebih diarahkan untuk mengasah ketrampilan motorik, sosialisasi kepada lingkungan dan penanaman budi pekerti. Pemberian pendidikan tersebut dilakukan melalui pengembangan PAUD dan TK, saat ini terdapat 290 PAUD dan 553 TK.

“Untuk mewujudkan anak yang sejahtera, Pemkab membuat kebijakan setiap anak yang lahir diharapkan menjadi anak yang sehat, cerdas dan berkualitas. Untuk itu perak BKB akan ditingkatkan,” katanya.

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.MICROVISION INDONESIA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…