Ilustrasi kecelakaan (JIBI/Solopos/Dok) Ilustrasi kecelakaan (JIBI/Solopos/Dok)
Selasa, 5 April 2016 19:15 WIB Sri Sumi Handayani/JIBI/Solopos Karanganyar Share :

KECELAKAAN KARANGANYAR
Hari Kedua Ikuti UN, Hari Terakhir bagi Aditya

Kecelakaan Karanganyar menewaskan seorang pelajar SMK setelah mengikuti ujian nasional.

Solopos.com, KARANGANYAR — Hari Selasa (5/4/2016) pukul 10.30 WIB, merupakan hari terakhir bagi Aditya Wahyu Pratama, 18, siswa SMKN Jumantono Karanganyar. Aditya mengembuskan napas terakhir.

Hari itu, dia pulang dari sekolah setelah mengikuti ujian nasional (UN). SMK N Jumantono merupakan salah satu sekolah yang menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Siswa mengikuti ujian mata pelajaran Matematika pada Selasa.

Selesai mengerjakan,  dia pulang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion plat nomor AD 2104 IF dari selatan ke utara atau menuju Matesih. Namun di tengah perjalanan dia mengalami kecelakaan saat sepeda motornya gagal menyalip sepeda motor Vixion sehingga ban belangkang sepeda motornya tersenggol. Inilah yang menyebabkan dia jatuh. Pada saat bersamaan dari arah berlawanan melaju kendaraan.

Kepala Seksi (Kasi) SMK Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar, Saryono, membenarkan peristiwa tersebut. Saryono mendapatkan laporan dari Kepala SMK N Jumantono perihal satu siswa meninggal saat perjalanan pulang setelah mengikuti UNBK.

“Ada anak yang kecelakaan. SMK N Jumantono kelas 12 Teknik Komputer dan Jaringan [TKJ] 1, Aditya Wahyu Pratama. Kejadiannya habis sesi pertama. Keluar dari sekolah, di jalan itu menabrak ban temannya yang melaju di depannya. Aditya jatuh dan meninggal dunia,” jelas Saryono saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa.

Saryono memastikan Aditya sudah mengikuti UNBK Matematika sesi pertama. Menurut informasi yang dia terima, lokasi kecelakaan dekat dari sekolah.

 

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…