Roberto Mancini (Gazetta World)
Selasa, 5 April 2016 07:00 WIB Ahmad Baihaqi/JIBI/Solopos.com Italia Share :

KABAR PELATIH
Inter Kalah, Mancini Soroti Keputusan Wasit

Kabar pelatih Roberto Mancini yang menyoroti keputusan wasit di laga Inter Milan vs Torino.

Solopos.com, MILAN – Inter Milan menelan kekalahan saat menjamu Torino dalam lanjutan Serie-A Italia di Giuseppe Meazza, Senin (4/4/2016) dini hari WIB. Pelatih Roberto Mancini menyoroti keputusan wasit yang dianggapnya menjadi biang kekalahan Inter.

Dalam pertandingan itu Inter kalah dengan skor 1-2. Inter unggul lebih dulu di menit ke-17 lewat penalti Mauro Icardi. Tapi Torino mampu membalikkan kedudukan lewat gol Christian Molinaro dan penalti Andrea Belotti.

Di laga itu, Inter harus bermain dengan sembilan pemain setelah Joao Miranda dan Yuto Nagatomo mendapat kartu merah dari wasit. Mancini menilai kedua anak asuhnya tak pantas mendapat kartu merah.

“Ini adalah pertandingan yang sulit dikomentari, karena seharusnya selesai di awal babak kedua. Kami kalah di pertandingan yang mestinya kami menangi,” kata Mancini seperti dikutip dari Sky Sports, Senin (4/4/2016).

“Ada periode-periode di musim ini di mana banyak hal berjalan seusai harapan Anda dan momen-momen saat Anda gagal di setiap usaha. Saya pikir masalah kami adalah kami tidak membunuh pertandingan. Itu juga terjadi saat melawan AS Roma [imbang 1-1], kami mesti bisa membunuh pertandingan,” imbuh Mancini.

“Tidak mungkin setiap laga kandang kami punya pemain yang dikartu merah dan penalti yang diberikan untuk lawan kami. Kartu kuning kedua Miranda memang pantas, tapi yang pertama mestinya tidak diberikan. Bola mengenai bahu dia, jadi itu bukanlah handball. Hal-hal semacam ini hanya terjadi pada Inter,” lanjutnya.

“Sedangkan kartu merah Nagatomo, itu menggelikan. Anda bisa melihatnya bahkan dari jauh bahwa Belotti memang menginginkan kontak dengan Nagatomo. Ada lima ofisial di sana, tak satupun yang bisa melihat insiden itu hanyalah diving. Penalti kepada Icardi mestinya tidak diberikan, saya mengakuinya. Menurut saya, secara umum penalti-penalti itu mestinya tidak diberikan,” tutup pelatih 51 tahun itu.

lowongan pekerjaan
PT ANDALAN FINANCE INDONESIA (Nasmoco Group), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….