Cake Kunir Asem di Sheraton Mustika Yogyakarta (JIBI/Harian Jogja/dok. Sheraton) Cake Kunir Asem di Sheraton Mustika Yogyakarta (JIBI/Harian Jogja/dok. Sheraton)
Selasa, 5 April 2016 10:46 WIB Lahyanto Nadie/JIBI/Harian Jogja Kuliner Share :

HOTEL SLEMAN
Mau Cake Rasa Jamu? Datang Saja ke Sheraton Mustika Yogyakarta

Hotel Sleman, Sheraton Mustika Yogyakarta Resort & Spa memiliki menu baru.

Solopos.com, SLEMAN – Selalu ada yang baru dari Sheraton Mustika Yogyakarta Resort & Spa. Kali ini ia menghadirkan cake rasa jamu yang dinamakan Mustika Jamu Cake. Bagaimana rasanya? “Teksturnya lembut, aroma jamunya sangat kuat, warnanya menarik dan ini merupakan satu-satunya di dunia,” kata Muhamad Munir, GM Sheraton Mustika Yogyakarta Resort & Spa kepada harianjogja.com (Senin, 4/4/2016).

Munir tak berlebihan. Inovasi yang selalu dia lahirkan bertujuan untuk  memberikan layanan terbaik bagi para tamu hotel berbintang lima tersebut. Jamu adalah minuman tradisional warisan budaya Indonesia, sedangkan cake merupakan makanan modern yang banyak digemari di belahan penjuru dunia. “Penggabungan kedua unsur tradisional dan modern menjadi ciri khas bagi produk inovasi kami. Akan terus hadir inovasi baru bagi kepentingan tamu yang hadir di hotel kami,” begitu Munir menyatakannya dengan penuh kebanggaan.

Bagi GM senior yang telah 8 tahun mengelola hotel tersebut, menu Mustika Jamu Cake itu akan selalu hadir setiap hari. “Ini menjadi signature yang bisa didapatkan oleh tamu  dengan harga hanya Rp40.000 per potong,” kata ayah satu anak itu.

Bagi pria kelahiran Palembang, namun besar dan sekolah di Asia dan Eropa, itu hotel terus menghadirkan menu tradisional Jogja mulai dari welcome drink secangkir jamu hingga makanan khas warisan budaya seperti gudeg.

Chef Paulus Andy Sunendar yang telah berpengalaman 19 tahun, mengatakan bahwa ada dua jenis cake andalannya yaitu Mustika Beras Kencur Cake dan Mustika Kunir Asem Cake. “Saya tertantang untuk mencari inovasi terus. Owner kami yang merupakan pengusaha jamu ingin menciptakan menu baru yang berunsur jamu. Akhirnya lahirlah cake ini,” ujar pria kelahiran Gunung Kidul itu.

Menciptakan cake rasa jamu, bukan hal mudah. Awalnya ia mencari jenis makanan yang cocok untuk dipadupadankan dengan jamu. Setelah melakukan perenungan dan menggabungkan berbagai macam resep menu utama, ternyata yang paling pas ada menciptakan makanan penutup.

Munir, pria yang suka golf itu, menjelaskan bahwa di  Spa &Resort Sheraton Mustika Yogyakarta, tamu semua umur akan mempunyai banyak pilihan untuk menyibukkan diri atau bersantai. Menjaga kebugaran di lapangan tenis, klub kesehatan dengan pemandangan air terjun, dan kolam renang dalam dan luar ruangan yang didesain sesuai dengan reruntuhan Istana Air Taman Sari. Tamu anak-anak dapat bermain dan menemukan teman baru di dalam klub anak.

Royal Heritage Spa Taman Sari menyediakan relaksasi lengkap dalam dekorasi dan arsitektur Jawa klasik. Perawatan uniknya menampilkan variasi ramuan herbal tradisional yang merupakan warisan budaya milik keluarga Keraton. “Kami juga menawarkan tujuh kamar perawatan eksotis, vila spa dua kamar, ruang sauna, ruang hidroterapi, produk pilihan dari butik Mustika Ratu, kapsul paradiso untuk perawatan relaksasi, dan warung jamu yang menyediakan minuman herbal,” ujar Stefanus Henry N. Sukmana, Public Relation Executive hotel milik Mooryati Soedibyo itu.

Tetaplah terhubung dengan apa yang penting bagi Anda dengan Link@Sheraton experienced with Microsoft, “tujuan koneksi” lobi kami. Kami menyediakan akses Internet berkecepatan tinggi secara gratis , meja kerja dan PC, dan kemudahan akses ke mensin cetak di area selamat datang. Bertemu dengan teman atau kolega, bertukar berita atau berkumpul sebelum pertemuan dimulai. Anda juga dapat mencetak boarding pass Anda agar tidak harus mengantri di bandara.

 

 

 

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…