Achim Steiner dan Christiana Figueres (Dok/JIBI/Solopos) Achim Steiner dan Christiana Figueres (Dok/JIBI/Solopos)
Selasa, 5 April 2016 09:00 WIB Kolom Share :

GAGASAN
Mempercepat Aksi Perubahan Iklim

Gagasan Solopos, Jumat (1/4/2016), dari Direktur Eksekutif UN Environment Programme, Achim Steiner dan Sekretaris Eksekutif UN Framework Convention on Climate Change, Christiana Figueres.

Solopos.com, SOLO — Pada Desember lalu di Paris, para pemimpin dunia bertemu untuk menyepakati seperangkat tujuan dan arahan dekarbonisasi perekonomian global dan peningkatan kapasitas beradaptasi terhadap perubahan iklim. Konferensi tersebut merupakan prestasi yang menonjol, tapi itu baru permulaannya. Setiap negara–dengan dukungan pemerintah daerah, sektor swasta, dan warga negaranya–kini harus bergerak cepat untuk memenuhi janji dan mengendalikan perubahan iklim.

Kebutuhan akan aksi bersama dan urgen tidak bisa dikesampingkan lagi. Penundaan apa pun akan menyebabkan dampak-dampak negatifnya terus menumpuk. Hal ini tidak hanya mengakibatkan penderitaan yang dahsyat, terutama pada kelompok penduduk paling rentan di dunia, tapi juga akan bergaung selama beberapa dekade berikutnya dan menjadikan sasaran utama untuk membatasi kenaikan suhu global di bawah 2º Celsius (dibandingkan suhu masa pra-industri) akan membutuhkan biaya sangat besar.

Kemajuan pesat yang diperlukan bisa terwujud dengan penurunan emisi karbon emisi secara besar yang dicapai melalui peningkatan investasi pada pengembangan dan perluasan energi yang lebih bersih dan efisien. Pada saat yang sama, upaya melestarikan dan menambah “penyerap” karbon (carbon sinks)–seperti hutan, lahan basah, padang rumput, hutan bakau, dan lamun yang menyerap banyak karbon dioksida yang dilepaskan–sangat krusial.

Akan tetapi, menurut asumsi yang paling optimis pun, perlu waktu untuk merekayasa peralihan secara global dari penggunaan bahan bakar fosil menuju energi terbarukan dan memulihkan infrastruktur ekologi dunia yang sudah terkuras habis. Itu sebabnya penting untuk mengupayakan tindakan mengurangi polutan iklim jangka pendek (short-lived climate pollutant/SLCP), yang juga menyebabkan perubahan iklim. SLCP termasuk karbon hitam atau jelaga (senyawa utama karbon yang juga menimbulkan masalah kesehatan), hydrofluorocarbons (HFC) yang umumnya dipakai dalam pendingin, dan metana dan ozon troposferik (senyawa di lapisan atmosfer bawah).

Berkilo-kilo polutan-polutan super ini menyebabkan pemanasan yang lebih hebat dibandingkan karbon dioksida. Bahkan efek pemanasan jelaga adalah 900 kali lebih besar daripada karbon, dan efek metana 28 kali lebih besar; sebagian besar HFC memiliki efek pemanasan yang 2.000 kali lebih besar dibandingkan karbon dioksida.

Masalah-masalah yang diakibatkan polutan jangka pendek (SLCP) melampaui perubahan iklim. Karbon hitam dan ozon troposferik adalah dua jenis polutan air yang membunuh tujuh juta jiwa per tahun dan merusak ratusan juta ton tanaman pangan.

Koalisi Air dan Udara Bersih (Climate and Clean Air Coalition to Reduce Short-Lived Climate Pollutants) di bawah Program Lingkungan PBB (United Nations Environment Programme) memperkirakan aksi cepat mengurangi SLCP, terutama metana dan karbon hitam, berpotensi memperlambat pemanasan yang diperkirakan terjadi pada 2050 sebanyak 0,5º Celsius. Selain itu, aksi ini dapat menyelamatkan dua juta jiwa per tahun dan mencegah kehilangan hasil panen lebih dari 30 juta ton per tahun.

Kita berharap bisa menuai manfaat ini. Berdasarkan Perjanjian Paris, setiap negara harus mencapai penurunan emisi sesuai dengan rencana kontribusi nasional masing-masing. Lebih dari selusin negara memasukkan SLCP ke dalam rencan aksi perubahan iklim nasional mereka. Selain itu, Koalisi Air dan Udara Bersih bekerja sama dengan 50 negara anggota, Bank Dunia dan Organisasi Kesehatan Dunia, menghilangkan polutan-polutan super ini. Supaya berhasil, upaya-upaya ini harus lebih dari Perjanjian Paris. Untungnya, kemajuan juga sudah terlihat. [Baca selanjutnya: Protokol Montreal]

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTORINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JUAL DAIHATSU Terios’09 TX AD-Solo,NomerCantik,An/Sendiri,Istimewa,Harga Nego,Hub:08…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Peringkat dan Mutu Perguruan Tinggi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/9/2017). Esai ini karya Johan Bhimo Sukoco, dosen Ilmu Administrasi Negara di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Slamet Riyadi, Solo. Alamat e-mail penulis adalah johanbhimo@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO — Kementerian Riset Teknologi dan…