Data Domain ID (Detik) Data Domain ID (Detik)
Selasa, 5 April 2016 03:10 WIB JIBI/Solopos/Newswire Internet Share :

DOMAIN ID
Naik 43%, Pengguna Domain.Id Lampaui Sg

Domain.id semakin banyak penggunanya dan bahkan melampaui Sg dari Singapura.

Solopos.com, JAKARTA — Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) mencatat pertumbuhan nama domain.id yang pesat dalam satu tahun terakhir. Pada akhir Maret 2016, nama domain .id tercatat berjumlah 188.228, naik 43% dari akhir Maret 2015 sebanyak 131.488 nama domain.

Pertumbuhan yang sangat pesat terjadi dalam dua bulan terakhir. Ketua PANDI, Andi Budimansyah, mengungkapkan, dalam dua bulan terjadi kenaikan 32.619 nama domain.id “Kenaikan pesat ini terutama terjadi karena kenaikan pendaftaran nama domain.id,” ujar Andi, seperti dilansir Detik, Senin (4/4/2016).

Pertumbuhan itu didominasi domain apapun.id sejumlah 30.593 nama domain, atau sekitar 94% dari total pertumbuhan nama domain .ID. Domain apapun.id domain .id tanpa tambahan ekstensi di depannya baru diluncurkan PANDI pada 17 Agustus 2014.

Menurut Andi, pertumbuhan domain apapun.id yang pesat sesuai prediksi PANDI. “Di negara lain, saat domain tingkat tinggi dirilis, pertumbuhannya juga sangat tinggi di atas domain tingkat dua,” kata Andi.

Kenaikan domain apapun.id yang pesat juga disebabkan promo gencar yang dilakukan oleh registrar-registrar PANDI selama beberapa pekan terakhir. “Apresiasi kami kepada dua belas registrar PANDI yang telah bekerja keras mempromosikan domain .id dengan segala kelebihannya,” ujar Andi.

Saat ini domain apapun.id tercatat berjumlah 51.503 nama domain, 27% dari total nama domain .id. Domain apapun.id berada di posisi kedua di bawah domain co.id yang saat ini berjumlah 69.700 nama domain. Sebagai perbandingan, domain co.id telah digunakan sejak 1994 atau 20 tahun sebelum domain apapun.id dirilis.

Dengan peningkatan ini, domain .ID sudah melewati jumlah domain .SG milik Singapura yang pada akhir Maret 2016 berjumlah 178.486. “Apabila dibandingkan dengan jumlah pengguna Internet Indonesia yang jauh lebih besar, angka ini memang relatif masih kecil. Namun setidaknya ini merupakan milestone baru bagi domain ID,” ujar Andi.

Andi optimistis, jumlah domain .ID akan semakin meningkat pada bulan-bulan mendatang. “April 2016 program satu juta nama domain .ID dari Kementerian Kominfo RI akan dimulai. Kami berharap program ini dapat meningkatkan pengguna nama domain .ID secara signifikan,” ungkap Andi.

Program satu juta nama domain .ID merupakan program Kementerian Kominfo untuk menyediakan satu juta situs Internet berdomain .ID dalam waktu tiga tahun. Situs Internet lengkap dengan alamat domain ini tersedia gratis selama setahun untuk UKM, sekolah, pondok pesantren dan desa.

Rencananya, seperti dikutip dari Liputan6.com, pada tahap awal, program 1 Juta Domain.id akan menyasar kelompok UKM dan sekolah. Selain untuk meningkatkan konten lokal, program ini diharapkan mampu meningkatkan penggunaan trafik Internet dalam negeri dan mengurangi penggunaan bandwith internet internasional yang mahal.

Program ini diharapkan akan meningkatkan kinerja perekonomian digital Indonesia. Tahun ini, PANDI akan menambah jumlah registrar yang jadi ujung tombak pendaftaran nama domain. Menurut Andi selama tiga tahun terakhir, PANDI membatasi jumlah registrar hanya 12 perusahaan.

Pada 1 Februari 2016, PANDI telah membuka pendaftaran registrar baru dengan model akreditasi. “Dengan penambahan registrar, pelayanan kepada pengguna nama domain .id diharapkan dapat menjadi semakin baik,” pungkasnya.

 

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…