Safira Delicateza, siswi XII IPA SMA Budya Wacana Jogja [putih abu-abu], sedang mengerjakan UN CBT mata pelajaran Bahasa Indonesia, pada Senin (4/4/2016). (Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja) Safira Delicateza, siswi XII IPA SMA Budya Wacana Jogja [putih abu-abu], sedang mengerjakan UN CBT mata pelajaran Bahasa Indonesia, pada Senin (4/4/2016). (Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja)
Senin, 4 April 2016 10:08 WIB Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

UNBK 2016
Siswa Low Vision Kerjakan UN Berbasis Komputer

UNBK 2016 untuk siswa low vision tetap dilakukan dengan berbasis komputer

Solopos.com, JOGJA-SMA Budya Wacana Jogja tetap memfasilitasi siswa berkebutuhan khusus low vision, untuk mengikuti UN CBT pada UN 2016.

Humas SMA Budya Wacana Jogja, Demas Marsudi mengatakan sekolah mencoba memfasilitasi siswa tersebut dengan UN CBT, karena melihat siswa tidak memiliki keluhan apabila mengikuti UN dengan komputer.

UN CBT bagi siswa program IPA bernama Safira Delicateza ini dilakukan di ruangan tersendiri, terpisah dengan peserta yang lain.

“Nanti kalau dia sudah tidak kuat melihat komputer, soal bisa dibacakan oleh guru,” ujar Demas, Senin (4/4/2016).

Sementara itu, Wali Kelas IPA Sih Hendri Saptati menyebutkan, memang Safira akan sedikit bekerja keras untuk mengikuti UN CBT, namun dalam sepengetahuannya Safira sudah terbiasa menggunakan komputer bahkan laptop.

Hanya saja yang cukup menjadi kekhawatiran, pada tryout sebelumnya, ukuran font soal ujian dapat diperbesar atau di-zoom. Namun pada gladi bersih, font tidak dapat diperbesar, hanya mengikuti pilihan ukuran soal yang ada ‘small’, ‘medium’ atau ‘large’. Dan Safira memilih ukuran ‘large’. Sih Hendri hanya dapat berharap, Safira tetap dapat mengikuti UN CBT dengan baik.

“Saya dapat kabar dari mamanya, Safira juga sudah mendapat kacamata baru yang membantunya agar ketika melihat komputer tidak terlalu silau,” ungkapnya.

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.NSC FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…