Jenazah TKI asal Ponorogo Hariyono tiba di rumah duka di Dukuh Buyanan, Desa Sidorejo, Sukorejo, Ponorogo, Senin (4/4/2016). (Istimewa)
Senin, 4 April 2016 13:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com/* Madiun Share :

TKI PONOROGO
Mendadak Sakit, TKI Ponorogo Ini Meninggal di Malaysia

TKI Ponorogo yang meninggal dunia di Malaysia telah dipulangkan ke rumah duka.

Solopos.com, PONOROGO – Jenazah Hariyono, 35, tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Ponorogo tiba di rumah duka di Dukuh Buyanan, Desa Sidorejo, Sukorejo, Senin (4/4/2016) sekitar pukul 03.45 WIB. Hariyono meninggal dunia di Malaysia karena sakit.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Ponorogo, Sumani, mengatakan Hariyono mendadak sakit pada Sabtu (26/3/2016) sekitar pukul 19.30 waktu Malaysia. Diduga Hariyono mengalami masuk angin duduk hingga merenggut nyawanya.

Sumani menyampaikan Hariyono merupakan TKI yang bekerja di PT 1678 Mukim Ops Serkam 77300 Merlimau Melaka Malaysia sejak 2012. Jenazah Hariyono dipulangkan dari Malaysia ke Indonesia dengan menggunakan pesawat Garuda GA 879.

Rombongan pengantar jenazah tiba di Bandara Juanda Surabaya pada Minggu (3/4/2016) sekitar pukul 23.00 WIB. Selanjutnya dari Cargo Bandara Juanda Surabaya ke Ponorogo diberangkatkan Senin pukul 04.00 WIB.

“Kemudian jenazah diserahkan ke pihak keluarga Hariyono dan selanjutnya dimakamkan di permakaman umum Desa Sidorejo,” kata dia dalam rilis yang diterima Madiunpos.com, Senin.

Dalam pemulangan jenazah Hariyono itu dihadiri sejumlah pejabat seperti Kabid Perlindungan Tenaga Kerja Dinsosnakertrans, Suharno, Kepala LP3TKI Jakarta yang diwakili Hari Susanto, perwakilan dari P4TKI Madiun Dani Wahyu dan Andik Sutriono, Muspika Kecamatan Sukorejo, Kepala Desa Sidorejo beserta perangkat desa setempat.

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…