Ilustrasi warga miskin (JIBI/Harian Jogja/Antara) Ilustrasi warga miskin (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Senin, 4 April 2016 20:55 WIB David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

LOMBA DESA
Punya Program Santunan Warga Miskin, Baleharjo Yakin menang

Lomba desa sedang digelar di Gunungkidul

Solopos.com, GUNUNGKIDUL – Pemerintah Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari optimitis bisa keluar sebagai yang terbaik dalam lomba desa tingkat kabupaten 2016.

Semangat kegotongroyongan dan moncernya program desa menjadi modal yang berharga untuk memenangkan lomba terebut.

Kepala Desa Baleharjo Agus Setyawan mengatakan, persiapan untuk lomba desa 2016 sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari.

“Kami optimistis bisa menjadi yang terbaik. Semua persiapan sudah dilakukan dan tinggal menunggu penilaian dari tim,” kata Agus, Minggu (3/4/2016).

Menurut dia, ada dua faktor yang menjadi senjata andalan Desa Baleharjo untuk lomba. Faktor pertama, erat kaitannya dengan kepedulian warga terhadap lingkungan desa. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya warga yang ikut kerja bakti dalam menyambut lomba desa 2016.

“Tingkat kehadiran warga dalam kerja bakti di atas 90% dan ini menyeluruh di lima dusun di Baleharjo,” katanya.

Agus menjelaskan, tingkat partisipasi ini menjadi modal yang sangat penting. Sebab tanpa partisipasi warga, seluruh program yang dimiliki desa tidak akan berjalan dengan baik. “Prinsip kami adalah kekeluargaan paling penting karena bisa menopang keberhasilan dalam pembangunan,” ujar dia.

Senjata unggulan lain dalam lomba desa itu terletak dalam program yang dimiliki desa. Sejak lima tahun lalu, Agus mengaku membentuk lembaga sosial dengan nama Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat.

Lembaga ini dibentuk guna memberikan santuan terhadap warga kurang mampu, seperti janda, bantuan alat sekolah untuk siswa miskin dan keluarga yang kurang mampu. Setiap bulannya warga yang dianggap mampu diminta menjadi donatur, untuk kemudian dana yang terkumpul diberikan kepada warga lain yang kurang mampu.

“Kami tidak pernah mematok berapa sumabngan yang harus diberikan karena semua bersifat suka rela. Saya yakin dengan program ini kesatuan dan kekeluargaan warga akan jadi semakin erat,” katanya lagi.

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.MICROVISION INDONESIA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…