Pesawat Transnusa setelah benturan dengan pesawat Batik Air di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (4/4/2016).(Istimewa/@flight_report)
Senin, 4 April 2016 22:45 WIB Adib Muttaqin Asfar/JIBI/Solopos Peristiwa Share :

KECELAKAAN PESAWAT
Bantah Batik Air Terbakar, Dirut Lion Air: Cuma Percikan!

Kecelakaan pesawat Batik Air dan Transnusa disebut Dirut Lion Air, Edward Sirait, tak menimbulkan kebakaran.

Solopos.com, JAKARTA — Dirut Lion Air, Edward Sirait, membantah terjadi kebakaran akibat benturan pesawat Batik Air dengan Transnusa di runway Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (4/4/2016) malam ini. Dia menyebutnya hanya ada percikan di pesawat.

“Saat senggolan, terjadi percikan api. Pilot membatalkan take off dan memilih evakuasi penumpang. Tapi tidak ada kebakaran. Terjadi benturan dengan bagian belakang Transnusa,” kata Edward via telepon yang ditayangkan TV One, Senin malam.

Edward menegaskan yang muncul hanya percikan api. “Kalau dibliang kebakaran, pasti bahaya, tapi tidak sampai menyala.”

Menurut Edward, pihaknya bertanggung jawab atas nasib penumpang. Rencananya, pukul 22.00 WIB Bandara Halim Perdanakusuma sudah dibuka, namun belum jelas sampai kapan waktu penutupan. Yang jelas, pihaknya sudah menyiapkan pesawat pengganti untuk dua penerbangan malam ini.

“Ada 2 penerbangan kami ke Medan dan Pekanbaru, sudah ada pesawat yang disiapkan. Tapi kita tidak bisa memutuskan sepihak. Kalau sudah ada informasi yang pasti dari otoritas, baru diumumkan ke penumpang,” ujarnya.

Menurut Juru Bicara Kementerian Perhubungan, JA Barata, pembukaan bandara memang direncanakan dilakukan pada pukul 22.00 WIB. Namun kemungkinan lain bisa terjadi.

“Jadi itu ditutup mulai pukul 20.37 WIB dan dibuka lagi pada 22.00 WIB. Apablia evakuasi pesawat belum klir, akan diperpanjang penutupannya,” katanya via telepon yang ditayangkan Metro TV, Senin malam.

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…