Ilustrasi investasi. (IJIBI/Solopos/Istimewa) Ilustrasi investasi. (IJIBI/Solopos/Istimewa)
Senin, 4 April 2016 00:20 WIB JIBI/SOLOPOS/Newswire Kota Jogja Share :

HARGA BBM
Biaya Transportasi Menurun, Sektor Industri Diuntungkan

Harga BBM yang mengalami penurunan memberikan dampak positif.

Solopos.com, JOGJA  – Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (BEI DIY) menyatakan kebijakan penurunan harga BBM jenis premium dan solar memberikan angin segar bagi investor domestik maupun asing di daerah setempat.

“Kami memperkirakan transaksi saham bisa terdongkrak 2-5 persen dalam sebulan ini paskapenurunan harga BBM,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (KP BEI) DIY Irfan Noor Riza, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (2/4/2016).

Menurut Irfan, sentimen positif yang didorong penurunan BBM tersebut diperkirakan akan semakin menguat jika harga komoditas lainnya serta transportasi dapat mengikuti tren penurunan BBM itu dengan menurunkan tarif.

Dengan demikian sebagian besar emiten khususnya yang berproduksi menggunakan BBM diperkirakan akan lebih mampu menekan biaya produksi sehingga potensi keuntungan usahanya lebih besar.

“Sehingga saham-saham berfundamental bagus sektor industri misalnya, akan menarik dan kemungkinan besar akan diburu oleh investor untuk dibeli,” kata dia.

Di sisi lain, penurunan BBM tersebut, menurut dia, juga akan mempengaruhi daya beli dan daya investasi masyarakat DIY.

“Tren sentimen postif pasar modal yang terjadi di tingkat nasional saat ini juga akan diikuti oleh kondisi pasar modal lokal di DIY yang ditandai dengan semakin bertambahnya jumlah investor baru, serta meningkatnya jumlah transaksi pasar modal,” kata dia.

Nilai transaksi pasar modal di DIY selama 2015 mencapai Rp5,5 triliun. Sementara pada Januari 2016 transaksi mencapai Rp353.041.838.683 dengan jumlah investor mencapai 14.803 orang.

Menurut Irfan, pertumbuhan itu juga didorong dari efektifnya pembentukan pojok-pojok bursa yang kini tersebar di 22 kampus di daerah ini.

Perusahaan sekuritas yang ada di DIY hingga saat ini masih berjumlah 17 perusahaan. Menurut Irfan sejumlah perusahaan sekuritas tersebut telah cukup membantu KP BEI DIY dalam melakukan penetrasi sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat setempat.

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…