Ilustrasi beras (Dok/JIBI/Solopos) Ilustrasi beras (Dok/JIBI/Solopos)
Senin, 4 April 2016 01:05 WIB JIBI/Solopos/Antara Madiun Share :

EKSPOR BERAS
RI Ingin Mengekspor Beras ke 10 Negara

Ekspor beras akan dilakukan RI jika pengadaan beras berlebih dan telah memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Solopos.com, BOJONEGORO – Indonesia membidik 10 negara, antara lain Malaysia, Singapura, Brunei, dan negara lainnya di Asia serta Eropa untuk mengekspor beras pada 2016 ini.

Jumlah beras yang akan diekspor ditargetkan mencapai 100.000 ton, termasuk beras organik, sebagai usaha meningkatkan ekspor komoditas pertanian.

Hal itu diungkapkan Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Sumarjo Gatot Irianto, di Bojonegoro, Sabtu (2/4/2016).

“Rencananya ekspor beras ke Jerman berupa beras organik,” ucap dia. Menurut Sumarjo, pengadaan tahun ini akan dilakukan seoptimal mungkin untuk bisa memperoleh beras sebanyak-banyaknya dan jika berlebih diekspor.

Yang lebih penting lagi, lanjut dia, pengadaan beras yang dilakukan Bulog juga harus mampu menjaga harga beras di tingkat petani agar bisa sesuai dengan harga pembelian pemerintah (HPP).

“Kalau harga gabah di tingkat petani jatuh, kewajiban pemerintah harus segera melakukan pembelian gabah agar harga gabah bisa terangkat,” katanya.

Menurut dia, pengadaan beras yang berjalan di Bojonegoro, melibatkan jajaran personel Kodim 0813, yang turun ke lapangan untuk mendorong petani menjual gabahnya ke Bulog, dan akan dikembangkan ke Tuban.

Dalam melakukan pembelian gabah di Bojonegoro, Sumarjo Gatot Irianto, didampingi Direktur Alat Mesin Pertanian (Alsintan) Kementerian Pertanian Suprapti, Kepala Bulog Subdivre III Eldal Sulaiman dan Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro Akhmad Djupari.

Komandan Kodim 0813 Bojonegoro Letkol Kav Donova Pri Pamungkas, menyatakan siap menyampaikan paparan kepada Dandim seluruh Indonesia, di Jakarta, terkait keterlibatan jajarannya dalam pengadaan di daerahnya.

“Kami siap menyampaikan paparan di Jakarta terkait praktik keterlibatan jajaran Kodim 0813 dalam pengadaan,” urai dia.

Secara prinsip, ujarnya, semua jajarannya turun ke lapangan untuk melakukan pemetaan di daerahnya masing-masing, yang sedang berlangsung panen tanaman padi.

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…