Ilustrasi mayat (JIBI/Harian Jogja/Antara) Ilustrasi mayat (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Minggu, 3 April 2016 19:00 WIB Aries Susanto/JIBI/Solopos Solo Share :

KISAH TRAGIS
Potong Ranting Pohon Jl Slamet Riyadi Solo, Tukang Becak Tewas Tersetrum

Kisah tragis dialami seorang tukang becak di Solo.

Solopos.com, SOLO – Seorang tukang becak yang biasa mangkal di kawasan Bank Jateng Slamet Riyadi, Solo, Kamto, alias Sri, 50, tewas setelah tersengat listrik, Minggu (3/4/2016). Warga Batu Jamus, Kecamatan Kerjo, Karanganyar, itu mengembuskan napas terakhirnya dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Islam (RS) Kustati.

Data yang dihimpun Solopos.com di Mapolsek Pasar Kliwon, insiden maut itu bermula ketika Kamto diminta seorang securiti Bank Jateng, Suwarno, untuk memotong dahan pohon di dekat Bank Jateng. Kamto bersedia dan langsung melaksanakan permintaan itu.

Ketika sudah di atas pohon, Kamto pun memotong dahan-dahan pohon dengan alat potong. Namun, tak berselang lama, terdengar teriakan Kamto minta tolong karena dirinya tersengat listrik.

Teriakan itu langsung direspon Suwarno dan segera berlari dan bersiaga di bawah pohon. Karena saking kencangnya daya setrum, Kamto akhirnya terjatuh dari atas pohon. Suwarno pun mencoba menangkap tubuh Kamto yang terjatuh itu. Nahas, sebelum jatuh ke tanah, kepala Kamto membentur tembok cukup keras.

“Saya di bawahnya mencoba menangkap tubuh Pak Kamto. Tapi saya tak kuat dan ikut roboh bersama-sama,” terang Suwarno yang juga saksi mata kejadian itu seperti laporan di Mapolsek Pasar Kliwon.

Karena mengalami pendarahan cukup serius di bagian kepalanya, Suwarno lantas bergegas melarikan Kamto ke RSI Kustati. Nahas, sebelum sampai ke RSI Kustati nyawa Kamto tak terselamatkan. Ia mengembuskan napasnya terakhirnya sekitar pukul 09.30 WIB tak berselang lama setelah kejadian itu.

Kasus ini masih ditangangi Polsek Pasar Kliwon. Hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Pasar Kliwon, AKP Nur Prasetyantoro, belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut. Beberapa kali Solopos.com menghubungi ponselnya, hanya terdengar nada dering

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…