Dugaan penipuan online lewat pesan singkat. (Istimewa)
Minggu, 3 April 2016 09:30 WIB Jafar Sodiq Assegaf/JIBI/Solopos.com Internet Share :

DUGAAN PENIPUAN ONLINE
Penipu Terbaik! Laptop i10 RAM 2 Tera Dijual Rp500.000

Dugaan penipuan online langsung menyeruak setelah melihat foto percakapan ini.

Solopos.com, SOLO – Publik dunia maya (netizen) beberapa waktu terakhir sedang hobi menjaili penipu online. Seperti aksi netizen jail yang satu ini. Dia mengerjai penjual online abal-abal dan memamerkan hasil kejailannya di Internet.

Postingan kocak diunggah hentong007 di laman berbagi guyonan, 1Cak.com. Dia memperlihatkan rekaman percakapan dari pesan singkat antara penjual dan pembeli di toko online. Hentong007 memberi judul “Penipu Terbaik” pada unggahan itu.

Ceritanya seorang pembeli bertanya pada penjual toko online bernama TOKO DIAS. Pembukaan percakapan dengan toko online ini terkesan janggal, pasalnya toko itu tidak menyebut barang apa saja yang diperdagangkan.Dugaan penipuan online - Copy

Pembeli lantas menanyakan apakah laptop dengan spesifikasi Predatorware Core i10 RAM 2 tera (terabyte) dan hardisk 8GB. Dengan sigap penjual itu mengaku barang telah tersedia dengan harga Rp500.000. Penjual bahkan mengiming-imingi bahwa harga tersebut dalam masa promo.

Dari percakapan ini, penjual tersebut jelas terindikasi kuat menipu. Pasalnya, tidak ada komputer dengan spesifikasi RAM 2 terabyte. Chipset Core i10 juga belum pernah diciptakan sebelumnya. Selain itu, perangkat penyimpanan HD 8GB juga sudah jarang sekali dipakai lantaran laptop masa kini minimal memiliki hardisk 125GB. Apalagi laptop pada umumnya dibanderol dengan harga Rp3 juta ke atas.

Melihat unggahan ini, netizen lain tentu terpingkal. Apalagi, penjual membalas pesan dengan tulisan yang asal-asalan. Seperti tulisan “3 yuni” yang seharusnya ditulis “3 Juni.”

lowongan pekerjaan
STAFF SURVEY,MARKETING,SPG,SPB, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bahasa Tubuh dan Bahasa Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (19/10/2017). Esai ini karya Triyono Lukmantoro, dosen Sosiologi Komunikasi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro Semarang dan mahasiswa Program Doktor Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail…