Logistik UN paper based test siap di Madiun, Kamis (9/4/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Siswowidodo) Ilustrasi (JIBI/Solopos/dok)
Sabtu, 2 April 2016 18:40 WIB Trianto Hery Suryono/JIBI/Solopos Sukoharjo Share :

UJIAN NASIONAL
Panitia UN Sukoharjo Siapkan Pengawas Cadangan, Ini Alasannya

Ujian nasional di Sukoharjo akan diikuti dua orang peserta yang sakit.

Solopos.com, SUKOHARJO–Panitia Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK/MA di Sukoharjo menyiapkan pengawas cadangan menyusul laporan dua pelajar terbaring di rumah sakit. Pengawas cadangan itu akan diminta mengawasi di rumah sakit tempat dua pelajar mengerjakan naskah soal. Panitia masih menunggu kepastian keduanya hingga Sabtu (2/4/2016) sore. Kedua pelajar itu berasal dari SMAN Tawangsari.

Seorang pelajar terkena penyakit tipus dan seorang lagi sakit karena mengalami kecelakaan lalu lintas. Pernyataan itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sukoharjo, Bambang Sutrisno melalui Kabid SMP/SMA/SMK Disdik Sukoharjo, Dwi Atmojo Heri kepada wartawan di kantornya, Sabtu.

Heri menjelaskan panitia akan melayani pelajar yang sakit. “Jika kedua pelajar berkeyakinan mengikuti UN utama dan bukan UN susulan maka pengawas cadangan akan diturunkan mengawasi keduanya di rumah sakit,” ujarnya.

Ditegaskan Heri, peserta UN jenjang SMA di Sukoharjo tak berubah yakni sejumlah 10.605 siswa terbagi atas 4.171 siswa SMA/MA negeri dan swasta dan peserta UN SMK negeri dan swasta sejumlah 6.434 siswa. “Persiapan sudah 100% siap. Naskah soal sudah tersedia, sekolah penyelanggara juga sudah menyiapkan ruangan tes dan pengawas silang.”

Lebih lanjut dijelaskannya, pihaknya juga sudah berkoordinasi lagi dengan PLN Sukoharjo. Menurutnya, koordinasi dengan PLN dilakukan demi kontinuitas pasokan aliran listrik selama pelaksanaan UN, yakni pada 4-6 April. Pasalnya tahun ini sebanyak sembilan sekolah jenjang SMA melaksanakan UNBK (ujian nasional berbasis komputer).

“Naskah soal UN sudah datang dan diamankan di Aula Disdik Sukoharjo. Pengamanan naskah soal UN dilakukan 24 jam. Pengambilan naskah soal akan dilakukan setiap hari sesuai jadwal UN. Petugas piket jaga naskah soal di Kantor Disdik Sukoharjo akan melayani pengambilan naskah mulai pukul 05.00 WIB,” paparnya.

Heri menjelaskan sampul naskah soal UN dalam kondisi baik. “Lembar soal belum dibuka sehingga belum diketahui rusak atau tidak. Kami berharap lembar soal UN juga baik. Tadi pagi (Sabtu) kami menerima 324 boks naskah soal SMA/MA, 135 boks naskah soal SMK, 15 boks naskah soal SMA LB dan 85 boks naskah soal kejar Paket C.”

Selain naskah utama, panitia juga menerima naskah cadangan untuk ujian susulan. Terdiri atas, 30 boks naskah soal UN jenjang SMA/MA, enam boks naskah soal SMA LB, sembilan boks naskah soal SMK dan naskah UN susulan Paket C sejumlah tujuh boks. “Panitia juga menerima lima boks berisi compact disk untuk Mapel Listening.”

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.ARTABOGA CEMERLANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…