Ilustrasi emas pegadaian (JIBI/Solopos/Dok.) Ilustrasi emas pegadaian (JIBI/Solopos/Dok.)
Sabtu, 2 April 2016 23:05 WIB Peni Widarti/JIBI/Bisnis Madiun Share :

PRODUK PEGADAIAN
Tabungan Emas Jadi Andalan Pegadaian Surabaya

Produk Pegadaian berupa tabungan emas menjadi andalan bagi Pegadaian Surabaya.

Solopos.com, SURABAYA – Tahun 2016 ini, PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah (Kanwil) XII Surabaya mengincar 1 juta nasabah aktif sejalan dengan diluncurkannya produk tabungan emas.

Sejak produk tabungan emas diluncurkan pertengahan tahun lalu, hingga kini tercatat sudah ada 15.000 nasabah di kanwil setempat.

Kepala Pegadaian Kanwil XII, Ngadenan, menjelaskan jumlah nasabah di wilayah XII pada 2015 tercatat sudah mencapai 800.000 nasabah yang tersebar di Surabaya, Sidoarjo, Malang, Jember, Probolinggo, Madiun dan Pamekasan.

“Kami berharap dengan adanya produk baru berupa tabungan emas itu mampu menggenjot jumlah nasabah kami, karena respons masyarakat terhadap produk tabungan emas ini juga sangat positif,” kata dia di sela-sela acara ulang tahun Pegadaian ke-115  di Kanwil XII, Jumat (1/4/2016).

Dia berharap jumlah nasabah tabungan emas ini pun terus meningkat menjadi 50.000 nasabah.

“Kami juga optimistis jika besaran emas nasabah dari produk baru ini akan naik terus sampai 5 gram/orang, karena selama ini masih kecil yakni rata-rata per orang punya tabungan emas hanya 1,5 gram,” kata Ngadenan.

Adapun produk tabungan emas tersebut, sama seperti halnya membeli emas tetapi dengan cara dicicil atau dalam bentuk per mili dengan harga atau tabungan minimal Rp5.000 dan biaya pembukaan rekening hanya Rp20.000.

Produk tersebut sengaja diluncurkan dengan skema yang mudah dijangkau oleh masyarakat kelas menengah ke bawah.

“Kalau sudah terkumpul tabungannya, nasabah bisa mengambil tabungannya dalam bentuk emas batangan. Kalau mau dijual lagi ke Pegadaian juga bisa tapi menyesuaikan harga emas saat itu pula,” pungkas dia.PRO

lowongan pekerjaan
PT.MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…