Walikota Jogja, Haryadi Suyuti. (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja)
Sabtu, 2 April 2016 15:20 WIB Gilang Jiwana/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

PILKADA JOGJA
Ambil Formulir di Gerindra, Haryadi Dianggap Tak Etis

Pilkada Jogja mulai memunculkan nama-nama calon walikota

Solopos.com, JOGJA — Langkah Walikota Jogja Haryadi Suyuti yang memutuskan mengambil formulir cawali di DPC Partai Gerindra Kota Jogja memicu kontroversi. Langkah itu dinilai tak etis karena Haryadi masih merupakan kader partai Golkar.

Ketua Pelaksana DPD Partai Golkar DIY Janu Ismadi Jumat (1/4/2016) mengatakan pihaknya sudah mengetahui langkah Walikota Jogja itu. Baginya sikap Haryadi sebenarnya hak pribadinya. Namun status Haryadi yang masih terdaftar sebagai kader Golkar membuat sikapnya itu ditanggapi berbeda.

“Menurut saya langkahnya tidak etis,” kata dia.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DIY itu menambahkan meskipun sejauh ini Haryadi baru sebatas mengambil formulir, langkah itu tetap bisa menimbulkan beragam tafsir. Dia menilai tindakan itu berarti loyalitas Haryadi kepada partainya belum terlalu kental.

Meskipun demikian, Janu mengatakan pihaknya belum akan mengeluarkan sanksi apapun kepada Haryadi. Terlebih istrinya, Tri Kirana Muslidatun masih berstatus sebagai wakil ketua DPD Golkar Jogja. Peluang Haryadi untuk dicalonkan lewat Golkar kembali pun dinilainya masih terbuka.

“Tentu harus ada pembicaraan. Peluang Haryadi maju lewat Golkar juga masih terbuka,” imbuh dia.

Juru bicara Partai Gerindra DIY Nanang Saptoni membenarkan Haryadi Suyuti mengambil formulir pendaftaran Cawali melalui Gerindra. Selain Haryadi ada nama lain yang mendaftar, salah satunya KPH Wironegoro, suami GKR Mangkubumi.

Nanang menjelaskan meskipun sudah ada yang mengambil formulir pendaftaran, sejauh ini belum ada yang mengembalikan formulir. Dia pun berpesan kepada para pengambil formulir untuk mengembalikannya sendiri ke DPC Partai Gerindra Kota Jogja. Syarat yang mesti dipenuhi antara lain legalisir KTP, surat keterangan bebas narkoba dan bebas utang.

lowongan pekerjaan
NUSANTARA SAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….