Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Sabtu, 2 April 2016 07:20 WIB Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

PENIPUAN BANTUL
Sumbangan Masjid Jadi Kedok Penipu Ini

Penipuan Bantul terungkap

Solopos.com, BANTUL- Polisi menangkap lima pelaku penipuan yang kerap meminta sumbangan atas nama pembangunan rumah ibadah dan panti asuhan.

Petugas Polsek Banguntapan, Bantul mengamankan empat orang warga Indramayu, Jawa Barat dan satu orang warga asal Purwokerto, Jawa Tengah dalam kasus ini. Pelaku masing-masing Khairudin, 29, Irfan Ismail, 23, Suryadi, 25, Agus Eko Aryanto, 35,  dan Suadah, 26.

Kepala Polsek Banguntapan Komisaris Polisi (Kompol) Suharno mengungkapkan, aksi warga meminta sumbangan dengan membawa proposal dan dokumen berisi nama yayasan atau masjid ternyata penipuan.

Polisi kata dia mengendus praktik kriminal itu dari laporan warga yang curiga dengan adanya aksi sejumlah orang meminta sumbangan dan mengaku dari yayasan bernama Ar Rohman. Warga kata dia curiga dengan kebenaran data yayasan atau masjid yang diklaim pelaku.

Para pelaku mengklaim meminta sumbangan untuk pembangunan masjid dan panti asuhan milik Yayasan Ar Rohman di Desa Juntikedokan, Juntinyuat, Indramayu, Jawa Barat. Warga menduga yayasan itu fiktif.
“Setelah kami cek ternyata yayasan itu tidak ada,” ungkap Suharno,” Jumat (1/4/2016).

Pada Kamis (31/2/2016), polisi meringkus dua orang pelaku di Dusun Plumbon, Banguntapan, Bantul. Hasil penyelidikan di dua pelaku tersebut diketahui, ada sepuluh orang yang terlibat dalam kasus ini. Esok harinya Jumat (1/4/2016) dinihari, polisi kembali menangkap tiga orang lainnya di Desa Tamanan, Banguntapan.

“Totalnya ada lima yang kami amankan, lima lainnya masih buron,” papar dia.

Para pelaku kata dia mengakui aksi yang mereka lakukan adalah penipuan. Yayasan Ar Rohman yang mereka klaim selama ini ternyata palsu. Mereka juga mengaku berhasil mengumpulkan uang hasil meminta sumbangan itu sebanyak Rp1,5 juta dalam waktu dua minggu.

lowongan pekerjaan
PT. SEJAHTERA MOTOR GEMILANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….