Waldjinah (Dok/JIBI/SOLOPOS)
Sabtu, 2 April 2016 12:25 WIB JIBI/Solopos/Newswire Nada Share :

PENGHARGAAN SENIMAN
Presiden Jokowi Beri Penghargaan untuk Waldjinah

Penghargaan seniman keroncong diberikan Presiden Jokowi kepada Waldjinah.

Solopos.com, JAKARTA – Di usia senja, Ratu Keroncong Waldjinah terus menuai penghargaan. Terbaru, datang dari kantong pribadi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Presiden yang akrab disapa Jokowi itu memberi langsung “tanda cintanya” untuk Waldjinah dalam acara rutin Keroncong Pesona Indonesia Persembahan untuk Waljinah’ di Graha Bhakti Budaya (GBB), Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Jumat (1/4/2016) tadi malam.

Mengenakan kemeja batik berwarna hijau, Jokowi naik ke panggung dan mengucapkan terima kasih kepada Sang Legenda yang kini berusia 71 tahun.

“Ibu Waljinah terima kasih atas totalitasnya mengabdi dan menjaga kebudayaan Indonesia,” ujar Jokowi disambut tepuk tangan.

Terlihat dari bangku penonton, Presiden Jokowi menyerahkan karangan bunga serta sebuah amplop putih yang diambi langsung dari kantong celananya. Tampak juga keduanya sempat saling berbicara.

Pelantun ‘Walang Kekek’ itu tepat berada di samping Presiden. Dia duduk di kursi roda sambil menahan haru. Ini adalah penghargaan kedua yang dia terima, langsung dari pemimpin tertinggi Indonesia, sebelumnya, Soekarno juga pernah memberi penghargaan bernama ‘Bintang Radio’ di era 1965 silam.

Tahun lalu, di acara yang sama, ‘Keroncong Pesona Indonesia’, Waldjinah hanya hadir dalam bentuk video. Tapi tahun ini, dirinya berkesempatan untuk tampil langsung, bahkan dua hari sekaligus, yakni pada 1 dan 2 April 2016.

Pertunjukkan tadi malam, panggung GBB dihibur habis-habisan lewat beragam campuran kesenian tradisional. Sudjiwo Tedjo dengan dalangnya, ada barisan sinden merdu seperti Soimah, Endah Laras, Sruti Respati dan Rita Tila.

Di babak lainnya, sekitar seribuan penonton yang hadir dikocok perutnya oleh para komedian. Ada Miing ‘Bagito’, Cak Lontong serta Akbar dan Trio Gam.

 

LOWONGAN PEKERJAAN
WEDHANGAN GULO KLOPO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…