Ilustrasi Listrik (JIBI/dok)
Sabtu, 2 April 2016 14:00 WIB Asiska Riviyastuti/JIBI/Solopos Ekonomi Share :

PELANGGAN LISTRIK
PLN Surakarta Target 13.671 Pelanggan Bermigrasi

Pelanggan listrik di Area Surakarta diharapkan semakin banyak yang akan bermigrasi dari 900 VA ke 1.300 VA.

Solopos.com, SOLO — Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Surakarta menargetkan ada 13.671 pelanggan yang memanfaatkan tambah daya gratis dari 900 VA ke 1.300 VA hingga akhir Mei.

Asisten Manager (Asmen) Transaksi Energi PLN Area Surakarta, F. Joko Is Praptono, mengatakan potensi penambahan daya dari 900 VA ke 1.300 VA ini cukup besar mengingat jumlah pelenggan rumah tangga dengan daya 900 VA di Area Surakarta sekitar 440.900 pelanggan. Menurut dia, animo masyarakat saat ini sangat tinggi.

Meski begitu, pelanggan yang mendaftar tambah daya ini tidak ada hubungan dengan survei yang dilakukan bersama Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) beberapa waktu lalu. Hal ini karena PLN tidak mengetahui pelanggan mana saja yang masuk dalam kategori tidak layak menerima subsidi mengingat hal itu menjadi wewenang TNP2K.

“Program tambah daya gratis ini untuk mendorong pengguna konsumsi listrik tinggi, yakni jam nyala diatas 350 jam. Hal ini juga merupakan kesempatan yang bisa dimanfaatkan bebas biaya tambah daya,” ungkap Joko saat ditemui wartawan di Kantor PLN Area Surakarta, Jumat (1/4/2016).

Dia mengungkapkan sosialisasi gencar dilakukan supaya lebih banyak masyarakat yang tahu dan memanfaatkan fasilitas ini. Dia mengatakan sosialisasi dilakukan melalui spanduk dan brosur yang disebar di berbagai lokasi strategis.

Sementara itu, pemenuhan permintaan pelanggan besar terus bertambah. Menurut dia, penambahan pelanggan besar awalnya berada di Palur, Karanganyar. Namun saat ini mulai menyebar di wilayah Sragen dan Sukoharjo.

Kebanyakan penambahan pelanggan besar yang dilayani ini merupakan perusahaan tekstil dan produk tekstil (TPT) yang merupakan pindahan dari Jakarta atau ekspansi bisnis.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan PLN juga siap menjamin keandalan jaringan selama ujian nasional berlangsung. Joko mengaku sudah mendapat surat permintaan dari sejumlah sekolah untuk tidak dilakukan pemadaman selama ujian nasional berlangsung. Namun pihaknya juga berharap setiap sekolah tetap menyediakan genset untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk mengingat saat ini cuaca masih cukup ekstrim yang berpotensi mengganggu jaringan.

Di sisi lain, pada Jumat siang, diadakan acara perpisahan dengan Manager Area PLN Surakarta, Purwadi, karena telah memasuki masa pensiun. Manager Area selanjutnya dijabat oleh Deputy Manager Revenue Assurance PLN Area Surakarta, Rudy Setyobudi untuk sementara waktu.

 

lowongan pekerjaan
CV.ASR MEDIKA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…