Seorang petugas Jogoboro membersihkan genangan yang ada di lantai dua gedung parkir Abu Bakar Ali, Kamis (31/3/2016). (Gilang Jiwana/JIBI/Harian Jogja) Seorang petugas Jogoboro membersihkan genangan yang ada di lantai dua gedung parkir Abu Bakar Ali, Kamis (31/3/2016). (Gilang Jiwana/JIBI/Harian Jogja)
Sabtu, 2 April 2016 14:20 WIB Gilang Jiwana/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

PARKIR DI JOGJA
Jumlah Pendaftar Baru Sekitar 50%

Parkir di Jogja untuk ABA belum berjalan sesuai rencana

Solopos.com, JOGJA-Kepala UPT Malioboro Syarif Teguh mengatakan sampai batas akhir pendaftaran pada pukul 16.00 WIB sudah ada lebih dari 50% jukir yang mendaftarkan diri. Namun dia masih belum mau merilis jumlah pastinya karena masih akan memverifikasi data itu agar tak ada jukir di luar Malioboro yang ikut mendaftar.

(Baca Juga : DEMO JOGJA : Jukir Malioboro Geruduk Balai Kota)

Syarif tak tahu apakah setelah batas waktu ini pendaftaran jukir masih bisa dilakukan. Menurutnya hal itu merupakan kewenangan Walikota. Sementara pihaknya sejauh ini hanya berpatokan pada surat edaran yang sudah disosialisasikan jauh-jauh hari.

“Sementara ini kalau tidak mendaftar sampai batas waktu ya haknya hilang, kami patokannya surat edaran saja,” kata dia

Selanjutnya hari ini dan Minggu (3/4/2016) UPT akan memfasilitasi para jukir yang sudah terdaftar untuk melakukan orientasi lapangan. Langkah ini sebagai langkah persiapan sebelum ABA beroperasi penuh Senin (4/4/2016. Terkait pembagian lahan, jumlah jukir yang hanya separuh dari 95 yang terdata memungkinkan mereka untuk memilih sendiri lokasi parkir di gedung ABA.

“Kalau hanya segitu masih bisa memilih sendiri, selanjutnya belum tahu apakah ada tahap kedua atau tidak,” imbuh Syarif.

Untuk mendukung pemindahan, UPT Malioboro juga akan memasang 40 spanduk di setiap persimpangan besar di sekitar Jogja. Spanduk itu berisi informasi untuk memarkir kendaraan roda dua di gedung parkir baru per tanggal empat. Sementara di ABA, mereka juga akan merekayasa jalur dengan memasang pagar besi yang ditempel gambar konsep penataan Malioboro.

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…