Basuki Tjahaja Purnama (JIBI/Solopo/Sunaryo Haryo Bayu)
Sabtu, 2 April 2016 13:00 WIB JIBI/Solopos/Antara Peristiwa Share :

OPERASI TANGKAP TANGAN
Tak Merasa Dikhianati, Ini Komentar Ahok Soal Penangkapan Bos APL

Operasi tangkap tangan dilakukan KPK terhadap anggota DPRD DKI M. Sanusi terkait suap reklamasi Teluk Jakarta.

Solopos.com, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) tidak merasa dikhianati oleh Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land (Tbk) Ariesman Widjaja yang kini menjadi tersangka suap dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai reklamasi Teluk Jakarta.

Ahok pun menyatakan cukup mengenal Ariesman Widjaja yang menyerahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (1/4/2016) malam kemarin.

“Saya kenal, orang dari dulu jadi tetangga. Dari dulu kenal semua,” kata Basuki di rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Marunda, Sabtu (2/4/2016).

“Enggak merasa dikhianati, saya merasa memang kadang-kadang pengusaha itu tidak percaya bahwa kami makin bersih,” lanjut Basuki.

Ahok pun mengapresiasi langkah bos Agung Podomoro Land yang menyerahkan diri ke KPK.

“Saya kira itu sudah benar ya. Kalau sudah jadi tersangka buat apa kabur. Harus menyerahkan diri, sudah benar,” kata dia.

Ketika ditanya terkait motif penyuapan, Ahok mengatakan untuk menyerahkan kasus ini kepada KPK.

“Nanti saja kita lihat di persidangan,” kata Ahok. “Saya tidak tahu apa motifnya, tapi kadang pengusaha takut kalau ketemu pejabat atau orang politik seolah mesti bawa duit atau dimintain duit.”

KPK menetapkan Ariesman sebagai tersangka pemberi suap terkait dengan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai reklamasi Teluk Jakarta berdasarkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Kamis (31/3), namun Ariesman tidak ikut diamankan dalam OTT tersebut.

Ariesman diduga menyuap Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi yang juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…