Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto (JIBI/Bisnis/Rachman) Prabowo Subianto (JIBI/dok)
Sabtu, 2 April 2016 11:00 WIB Anik Sulistyawati/JIBI/Solopos Hukum Share :

OPERASI TANGKAP TANGAN
Prabowo: Jika Terbukti Melawan Hukum, Kader Harus Bertanggung Jawab

Operasi tangkap tangan dilakukan KPK terhadap anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai Gerindra, M.Sanusi.

Solopos.com, SOLO – Anggota DPRD DKI Jakarta, M.Sanusi ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sebuah operasi tangkap tangan. M. Sanusi merupakan salah satu kader Partai Gerindra.

Meksi tidak secara gamblang menyebut kasus M. Sanusi, Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subiakto membuat pernyataan tentang sikapnya bila ada kader yang tersangkut korupsi.

Berikut pernyataan sikap Prabowo yang ditulis pada akun facebook seperti dilansir solopos.com, Sabtu (2/4/2016).

Assalamualaikum Wr. Wb. Shalom. Om Swastiastu. Namo Buddhaya.
Sejak awal sikap Partai Gerindra sangat jelas. Partai Gerindra menentang dan dengan tegas melarang anggotanya untuk terlibat dalam tindakan apapun yang sifatnya melawan hukum, melanggar Undang-undang dan Konstitusi, apalagi korupsi.

Bila ada anggota Partai Gerindra yang menduduki jabatan eksekutif atau legislatif dan kemudian terbukti melakukan perbuatan melawan hukum, maka dia harus bertanggung jawab penuh terhadap perbuatan yang dilakukannya.

Kendati demikian, Partai Gerindra memegang prinsip asas praduga tak bersalah dan berharap agar proses hukum dapat berjalan dengan baik dan adil. Walaupun ada proses hukum yang berjalan, Partai Gerindra juga memiliki mekanisme internal partai untuk menegakkan, menjunjung tinggi aturan, disiplin, kehormatan partai, menjaga kemurnian, cita-cita dan ideologi partai.

Pernyataan ini mendapat tanggapan dari banyak nitizen.

“Pak saya mohon banget sama Bapak tolong kader-kader yang mlenceng copot saja dari partai, bikin malu nama bapak. Kami segan dengan Bapak karena kharisma Bapak tapi tolong jangan biarkan kader-kader yang tak sejalan merusak kejujuran Bapak,” tulis Abdul Hadii.

“Pak usul saya dari wrga miskin di Batam kalo memang benar Indonesia mau maju jangan sekadar omongan saja koruptor hukum mati saja. Jangan pakai kata kasian Pak. Siapa pun hukum mati. untuk koruptor. Makasih Pak Prabowo,” ujar Al Kahfi dalam tanggapannya.

PERSONALIA, ADMIN, QUALITY CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL TERIOS TS’2008,Mulus/Gagah R18,Comp AC Baru,Silver,125JtNego, Hub=085640166830 (A001…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Harga Tertentu Beras Tertentu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (7/8/2017). Esai ini karya Feriana Dwi Kurniawati, Kepala Seksi Usaha Tani dan Pengolahan Hasil Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah feriana_dk@yahoo.com. Solopos.com, SOLO¬†— Pemerintah telah mengumumkan mulai…