Tari Kahyangan Api Bojonegoro (Antara)
Sabtu, 2 April 2016 15:05 WIB JIBI/Solopos/Antara Madiun Share :

FESTIVAL TARI JATIM
Gumuk Rondo Songo Wakili Bojonegoro ke Tingkat Jatim

Festival Tari Jatim akan diikuti Bojonegoro yang mengusung tari Gumuk Rondo Songo.

Solopos.com, BOJONEGORO –  Tari Gumuk Rondo Songo (Punden Janda Sembilan) akan mewakili Kabupaten Bojonegoro di ajang Festival Karya Tari Provinsi Jawa Timur, pada 28 April 2016 mendatang.

“Persiapan terus kita matangkan, dengan melibatkan sembilan penari yang semuanya wanita,” kata Koreografer dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro, Deny Ismawati, di Bojonegoro, Jumat (1/4/2016).

Dia menjelaskan Tari Gumuk Rondo Songo dengan durasi waktu tujuh menit, mengadopsi ceritera rakyat Desa Ngantru, Kecamatan Ngasem. Sebab, sesuai ketentuan dalam festival itu, karya tari yang ditampilkan harus mengambil dari ceritera rakyat. “Kami memilih cerita Gumuk Rondo Songo, karena tidak terlalu sulit untuk mewujudkan dalam sebuah tarian,” jelas dia.

Sesuai cerita rakyat, lanjut dia, di zaman dulu ada sembilan janda dengan wajah dan kecantikan yang sama, di sebuah desa yang kehidupannya sudah tertata. “Di tengah hutan di desa setempat ada sepasang nisan batu, yang dikeramatkan warga,” ucapnya.

Dia mengaku di ajang festival tari yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur itu, peserta yang menjadi pesaing terberat yaitu Banyuwangi dan Surabaya. “Banyuwangi, juga Surabaya, layak diperhitungkan, karena gudangnya seniman tari,” kata dia.

“Kami akan berusaha maksimal, agar mampu mempertahankan juara yang pernah kami peroleh di ajang tari tahun lalu,” ujarnya. Ia menambahkan daerahnya yang menampilkan Tari Kahyangan Api, di festival tahun lalu mampu tampil sebagai juara pertama di Jawa Timur.

Bahkan, lanjut dia, Tari Kahyangan Api, yang menjadi wakil Jawa Timur, di dalam Parade Tari Nusantara di Jakarta, yang diikuti seluruh provinsi, Agustus tahun lalu mampu berhasil keluar sebagai juara umum.

Di ajang tari itu, Tari Kahyangan Api mampu menyabet penata tari terbaik, penata musik terbaik, penata rias dan busana terbaik, penyaji terbaik se-Jawa-Bali dan penyaji terbaik seluruh peserta dari Tanah Air. “Tari Kahyangan Api mampu mengalahkan Bali,” ungkap dia.

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…