Petugas mendistribusikan naskah UN tingkat SMA/sederajat di Pacitan, Kamis (31/3/2016). (polrespacitan.com)
Jumat, 1 April 2016 15:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

UJIAN NASIONAL 2016
Polisi Kawal Pendistribusian Naskah UN di Pacitan

Ujian Nasional di Pacitan akan dijaga ketat oleh polisi.

Solopos.com, PACITAN — Sebanyak 112 kotak yang berisi naskah ujian nasional (UN) 2016 tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat didistribusikan ke wilayah kecamatan se-Pacitan, Kamis (31/3/2016).

Distribusi naskah UN ini mendapat penjagaan ketat dari petugas kepolisian setempat.

Kapolres Pacitan AKBP Taryadi mengatakan sebelum didistribusikan ke tingkat kecamatan, 112 kotak yang berisi naskah UN SMA/sederajat tersebut disimpan di aula Wahyu Mapolres Pacitan sejak Selasa (29/3/2016).

Dia mengatakan pendistribusian naskah UN 2016 ini disaksikan pihak Dinas Pendidikan Pacitan bersama Binmas dan KBO Binmas.

Dia mengatakan pendistribusian naskah UN ini tetap mendapatkan penjagaan ketat dari kepolisian. Selain itu, dia memerintahkan jajaran di setiap Polsek untuk menyiapkan personel dan mobil pengawalan dalam pendistribusian naskah dari Polres Pacitan ke Polsek jajaran.

“Setelah beberapa hari disimpan di Mapolres Pacitan, mulai Kamis seluruh naskah dikirimkan ke tingkat kecamatan dan nantinya disimpan di Mapolsek di setiap kecamatan hingga pendistribusian ke tingkat sekolah,” kata Taryadi yang dikutip Madiunpos.com dari laman polrespacitan.com, Jumat (1/4/2016).

Lebih lanjut, kata dia, polisi tidak hanya menjaga keamanan naskah UN tingkat SMA tapi juga ikut mengawal selama kegiatan UN berlangsung hingga penyerahan hasil UN ke Dinas Pendidikan.

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…