Para anak panti asuhan menunjukkan kemampuannya dalam bidang seni tari pada acara pembukaan Porseni Antar-Panti Asuhan Kota Salatiga di Panti Asuhan Dharma Lestari, Pulutan, Salatiga, Kamis (31/3/2016). (JIBI/Semarangpos.com/Istimewa-Humas Pemkot Salatiga) Para anak panti asuhan menunjukkan kemampuannya dalam bidang seni tari pada acara pembukaan Porseni Antar-Panti Asuhan Kota Salatiga di Panti Asuhan Dharma Lestari, Pulutan, Salatiga, Kamis (31/3/2016). (JIBI/Semarangpos.com/Istimewa-Humas Pemkot Salatiga)
Jumat, 1 April 2016 11:50 WIB Imam Yuda Saputra/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

PORSENI SALATIGA
Pemkot Salatiga Kembali Gelar Porseni Antar-Panti Asuhan

Porseni Salatiga atau pekan olahraga dan seni di Salatiga juga digelar bagi anak-anak terlantar yang berada di panti asuhan.

Solopos.com, SALATIGA – Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga kembali menggelar Porseni Antarpanti Asuhan se Kota Salatiga. Ajang yang untuk ketiga kalinya digelar ini berlangsung di Panti Asuhan Dharma Lestari, Pulutan, Salatiga, 31 Maret-1 April.

Sebanyak 200 anak dari berbagai Panti Asuhan di Salatiga tampil pada ajang ini. Ketua Pelaksana Porseni sekaligus Kasi Penyuluhan Hubungan Kelembagaan dan Pengawasan pada Dinas Sosial Tenaga Kerja dan  Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Salatiga, M. Nizami, menjelaskan kegiatan ini digelar guna memberikan kesempatan pada anak-anak panti asuhan menunjukkan kemampuan dan bakatnya dalam bidang olahraga dan seni selayaknya anak-anak Indonesia lainnya.

“Kegiatan ini sudah yang kali ketiga dilaksanakan dan bertujuan untuk memotivasi semangat anak-anak panti asuhan meraih prestasi di bidang olahraga dan seni. Cabang yang dilombakan dalam ajang ini, antara lain bola voli, catur, tenis meja, menyanyi serta melukis,” jelas Nizami seperti dilansir situs resmi Pemkot Salatiga, salatigakota.go.id, Kamis (31/3/2016).

Sementara itu, Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, mengaku senang ajang ini bisa kembali digelar. Ia pun meminta para peserta untuk tampil bersemangat dan jangan mudah minder karena berasal dari panti asuhan. “Anak-anak panti asuhan jangan merasa menjadi anak-anak yang terpingirkan. Kalian juga generasi penerus bangsa yang mempunyai hak sama seperti anak Indonesia lainnya,” tutur Yuliyanto.

Yuliyanto menjelaskan tidak semua pemerintah daerah yang berinisiatif mengadakan ajang bagi anak-anak panti asuhan. “Ini merupakan salah satu wujud perhatian Pemkot Salatiga untuk anak-anak panti. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya,” imbuh Yuliyanto.

 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Lowongan Pekerjaan
FASHION OUTLET, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…