Ilustrasi (JIBI/SOLOPOS/Dok)
Jumat, 1 April 2016 17:15 WIB Aries Susanto/JIBI/Solopos Solo Share :

PEREDARAN MIRAS SOLO
Polisi Gagalkan Pengiriman Ratusan Ciu ke Jakarta

Peredaran miras Solo, polisi Banjarsari mengagalkan pengiriman 700 liter ciu ke Jakarta.

Solopos.com, SOLO–Aparat Polsek Banjarsari menggagalkan pengiriman 700 liter minuman keras (miras) ilegal jenis ciu ke Ibu Kota Jakarta, Kamis (31/3/2016) malam. Ratusan liter ciu tersebut sudah dikemas dalam botol air mineral 600 ml sebanyak 1.150 botol.

Penggagalan pengiriman miras tersebut berawal dari laporan masyarakat. Polisi lantas menindaklanjuti dan melakukan penyelidikan. Di kediaman pelaku di kawasan Kelurahan Ketelan, Banjarsari, polisi akhirnya menemukan puluhan kardus berisi seribuan botol ciu siap kirim. Aparat juga mengamankan LS, 37, pelaku yang berstatus ibu rumah tangga sigle parent. “Pelaku adalah ibu rumah tangga biasa. Anaknya tiga masih kecil-kecil,” ujar Kapolsek Banjarsari, Kompol Danu Pamungkas, kepada wartawan di Mapolsek setempat, Jumat (1/4/2016).

Kepada wartawan, LS, mengaku sudah menjalani bisnis ciu itu sejak setahun ini. Lantaran omzet dan keuntungannya melimpah, ia pun ketagihan menjajakan minuman beralkohol tinggi itu ke para pelanggan di Jakarta, khusunya warung-warung makan. Setiap tiga bulan sekali, ia mengirimkan ratusan liter ciu ke salah seorang penadah di Jakarta. “Keuntungannya ya buat nyekolahin anak-anak dan bayar kontrak rumah,” ujarnya.

Dalam sekali kirim ke Ibu Kota Jakarta, LS, mengaku mendapatkan keuntungan Rp5 juta-Rp7 juta. Pengiriman ciu tidak memakai jasa pengiriman paket resmi, melainkan memakai jasa bus penumpang yang menuju Jakarta. “Ciu ditaruh di bagasi. Yang penting, sopir dan kondektur mau, ya saya bayar,” ujarnya.

Untuk pengepakan seribuan botol berisi ciu itu, LS mengaku memekerjakan seorang pembantu. Untuk membawa ke terminal, dia juga memakai jasa angkot. Selain itu, ia juga membayar lagi pekerja untuk pemindahan barang dari terminal ke bagasi bus jurusan Jakarta. “Jasa pengepakan saya kasih Rp300.000. Kalau jasa angkot ya secukupnya saja,” akunya seraya menjelaskan harga 700 liter ciu itu Rp12 juta.

lowongan pekerjaan
CV MUTIARA BERLIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…