Unicorn Siberia (The Guardian) Unicorn Siberia (The Guardian)
Jumat, 1 April 2016 23:10 WIB Septina Arifiani/JIBI/Solopos.com Sains Share :

PENEMUAN BARU
Ilmuwan Temukan Fosil, Unicorn Mungkin Tak Hanya Mitos

Penemuan baru ilmuwan berupa fosil unicorn.

Solopos.com, SOLO – Ilmuwan menemukan fosil mirip kuda bertanduk (unicorn). Penemuan tersebut mungkin menjadi sebuah bukti bahwa binatang tersebut bukan cuma mitos belaka.

Ilmuwan menduga unicorn Siberia hidup berdampingan dengan manusia. Menurut studi yang tertuang di American Journal of Applied Science, makhluk tersebut punah sekitar 29.000 tahun yang lalu. Hal ini didasarkan atas penemuan fosil unicorn di wilayah Pavlodar, Kazakhstan.

Sayangnya ketika diteliti, makhluk bertanduk tersebut tidak terlihat mirip kuda, melainkan mirip badak. Unicorn Siberia memiliki tinggi 1,8 meter dengan pajang 4,5 meter dan berat 4 ton. Badannya yang bongsor dan berbulu membuatnya mirip dengan gajah purba (mammoth).

“Sepertinya Siberia bagian selatan, makhluk mirip badak ini bertahan paling lama dibandingkan dengan lainnya. Ada kemungkinan yang lain bermigrasi dan tinggal sementara di daerah yang lebih selatan,” ujar Andrei Shpanski, paleontologi  dari Tomsk State University kepada Phys.org seperti dikutip The Guardian, Selasa (29/3/2016).

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…