ilustrasi (JIBI/dok) ilustrasi (JIBI/dok)
Jumat, 1 April 2016 18:40 WIB Rudi Hartono/JIBI/Solopos Wonogiri Share :

PEMKAB WONOGIRI
Asyik, Sitlap Naik Hingga Rp600.000

Pemkab Wonogiri menaikkan  penghasilan perangkat desa.

Solopos.com, WONOGIRI–Penghasilan tetap (Siltap) perangkat desa dan kepala desa (kades) di Wonogiri tahun ini naik. Siltap kades naik RpRp400.000/bulan-Rp600.000/bulan, sedangkan perangkat desa naik Rp200.00/bulan-Rp300.000/bulan dari tahun lalu.

Kabag Pemerintahan Desa (Pemdes) Sekretariat Daerah (Setda) Wonogiri, Sriyono, saat ditemui Solopos.com, belum lama ini menyampaikan siltap dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APB Desa) yang bersumber dari alokasi dana desa (ADD). Hal itu telah diatur dalam UU No. 6/20014 tentang Desa (UU Desa) dan Peraturan Pemerintah (PP) No. 43/2014 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Desa.

Dia memerinci siltap paling tinggi yang diterima kades Rp3 juta/bulan dari sebelumnya Rp2,4 juta/bulan. Ada pula kades yang menerima Rp2,8 juta/bulan dari sebelumnya kurang lebih Rp2,2 juta/bulan. Kenaikan siltap kades itu dua kali lipat dari kenaikan siltap perangkat desa.

“Perangkat desa naik Rp200.000-an/bulan. Ada perangkat yang menerima Rp1,3 juta/bulan dari sebelumnya Rp1,1 juta,” kata Sriyono.

Terpisah, Kades Singodutan, Selogiri, Karsanto, saat dihubungi Solopos.com, Jumat (1/4/2016), menilai wajar siltap pada tahun ini naik mengingat beban kerja dan tanggung jawab perangkat desa dan kades semakin berat. Terlebih, sejak 2015 lalu perangkat desa dan kades disibukkan dengan pengelolaan dana desa yang harus cermat dan hati-hati. Hal itu agar semua realisasi dana desa bisa dipertanggungjawabkan. Selain itu juga ikut membantu berjalannya program-program dari satuan kerja perangkat desa (SKPD) yang menyasar ke masyarakat desa.

“Belum lagi mengurusi persoalan kemasyarakatan. Rutinitas itu cukup menguras tenaga dan pikiran. Saya pikir kenaikan siltap wajar menyusul meningkatnya tanggung jawab,” kata Karsanto.

Dia menginformasikan tahun ini menerima Rp2,8 juta/bulan dari tahun lalu Rp2,2 juta/bulan. Sedangkan perangkat desa menerima Rp1,4 juta/bulan dari sebelumnya Rp1,1 juta/bulan. Dia bersyukur karena setiap tahun siltap trennya naik. Hal tersebut memicunya untuk bekerja yang lebih maksimal agar lebih bermanfaat bagi warga.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, siltap diatur dalam Pasal 81 PP No. 43/2014 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Desa. Dari ketentuan itu diatur siltap kades dan perangkat desa dianggarkan dalam APB Desa yang bersumber dari ADD.

Penghitungannya dibagi menjadi empat, ADD kurang dari Rp500 juta digunakan maksimal 60 persen, ADD Rp500 juta-Rp700 juta digunakan maksimal 50 persen, ADD Rp700 juta-Rp900 juta digunakan maksimal 40 persen, dan ADD lebih dari Rp900 juta digunakan 30 persen. Besaran siltap ditetapkan dengan Peraturan Bupati/Wali Kota. ADD yang diterima setiap desa di Wonogiri kurang lebih Rp600-an juta.

lowongan pekerjaan
SALES ENGINEER, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) “…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Peringkat dan Mutu Perguruan Tinggi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/9/2017). Esai ini karya Johan Bhimo Sukoco, dosen Ilmu Administrasi Negara di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Slamet Riyadi, Solo. Alamat e-mail penulis adalah johanbhimo@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO — Kementerian Riset Teknologi dan…