Surat atas nama Rachel Maryam (Twitter.com/@Indahpoots_) Surat atas nama Rachel Maryam (Twitter.com/@Indahpoots_)
Jumat, 1 April 2016 23:00 WIB Aprillian Hermawan/JIBI/Bisnis Peristiwa Share :

KATEBELECE PEJABAT
Surat Bicara "Permintaan Penjemputan", Rachel Maryam Sebut Cuma Minta Informasi

Katebelece pejabat yang minta fasilitas bikin geger. Meski dalam surat disebutkan permintaan penjemputan, Rachel Maryam membantah.

Solopos.com, JAKARTA — Rachel Maryam Sayidina, anggota DPR periode 2014-2019 dari Partai Gerindra untuk Dapil Jawa Barat II, menyatakan surat kepada pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Prancis hanya bersifat permintaan bantuan informasi karena dirinya dan keluarga sekadar mampir berlibur.

Wasekjen Partai Gerindra itu menceritakan kunjungan ke Paris sebenarnya untuk keperluan pribadi, yaitu berlibur. Adapun tujuan utama kepergiannya ke Eropa adalah untuk menengok saudaranya yang tinggal di Swiss dan Jerman.

“Kami mampir di Paris buat berlibur karena KBRI yang lebih mengetahui mengenai Paris. Saya minta difasilitasi untuk info,” tegasnya dalam pesan singkatnya kepada Bisnis/JIBI, Jumat (1/4/2016).

Rachel tiba di Paris, Prancis, Senin (21/3/2016) pukul 08.00 waktu setempat dan berada di kota Menara Eiffel itu selama 3 hari. Kemudian pada Sabtu (23/3/2016) melanjutkan perjalanan ke Saarbrücken, Jerman, dan selanjutnya bertolak ke Genewa, Swiss pada Minggu (24/3/2016).

“Saya sama keluarga mau menengok sepupu yang sekolah di Swiss dan kakak ibu yang tinggal di Jerman,” tegasnya dalam pesan singkatnya kepada Bisnis/JIBI, Jumat (1/4/2016). Baca juga: Inilah Isi Surat Atas Nama Rachel Maryam untuk KBRI Prancis.

Rachel yang juga dikenal sebagai aktris dan model itu sebelumnya membenarkan memang minta bantuan kepada pihak kedutaan besar untuk dicarikan kendaraan. Akan tetapi, bantuan itu hanya bersifat informasi karena seluruh biaya dibayar sendiri. Pernyataan Rachel yang kini berada di Eropa itu membantah dirinya meminta bantuan pembiayaan kepada pihak kedubes atas fasilitas penjemputan transportasi.

Namun, surat yang beredar itu menunjukkan ada permintaan tersebut. “Selama berada di Paris, saya akan menginap di Hotel Bradford Elysees Astotel Paris. Berkenaan dengan itu, saya mengharapkan bantuan Saudara untuk dapat memberikan bantuan penjemputan (kedatangan), transportasi lokal selama di Paris dan pengantaran/penjemputan ke stasiun kereta dalam rangka kunjungan tersebut,” sebut surat atas nama Rachel Maryam Sayidina itu.

Sebelumnya. di media sosial beredar surat anggota komisi I DPR atas nama Rachel Maryam tertanggal 18 Maret 2015 kepada Duta Besar LBPP RI untuk Prancis merangkap Kepangeranan Andora. Dalam suratnya itu, anggota DPR No. 344 itu meminta bantuan penjemputan di bandara untuk kedatangan dan transportasi lokal di Paris.

Atas surat tersebut, Wakil Ketua Fraksi Gerindra Ahmad Riza Patria menyatakan akan meminta keterangan kepada Rachel apakah yang bersangkutan telah menggunakan uang negara. Lebih jauh Rachel juga menegaskan surat yang beredar itu benar adanya. Akan tetapi, dia telah berkomunikasi dengan pihak kedutaan melalui telepon yang memastikan bahwa akan membayar seluruh biayanya.

lowogan pekerjaan
Supervisor Produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…