Johan Budi di kampus UM Surabaya, Senin (30/3/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Bima) Johan Budi di kampus UM Surabaya, Senin (30/3/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Bima)
Jumat, 1 April 2016 19:33 WIB Arys Aditya/JIBI/Bisnis Politik Share :

KATEBELECE PEJABAT
Jokowi Gerah Heboh Surat Kolega Menteri PAN-RB

Katebelece pejabat kembali jadi geger. Jokowi merasa gerah dengan kasus surat dari Kementerian PAN-RB itu.

Solopos.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan “gerah” dengan kasus “surat kolega” yang dilakukan oleh oknum pejabat di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

Juru Bicara Istana Kepresidenan, Johan Budi, mengungkapkan Presiden telah mendapat informasi mengenai adanya surat dari Sekjen Kementerian PAN-RB kepada Sekjen Kementerian Luar Negeri mengenai pemberian fasilitas untuk kolega Menteri PAN-RB Yuddy Chrisnandi.

“Presiden sudah mendapat laporan soal surat itu. Tentu itu tidak elok. Kalau benar, itu bertabrakan dengan etika dan semangat mereform birokrasi yang selalu digaungkan oleh Presiden, sangat bertabrakan selama ini dijalankan oleh Presiden,” kata Johan Budi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (1/4/2016).

Namun, lanjutnya, surat itu masih perlu diklarifikasi dan dicari tahu apakah surat tersebut merupakan perintah dari Yuddy Chrisnandi. Atau, bisa juga ada staf yang bertindak tanpa sepengetahuan Menteri PAN-RB.

Adapun, Johan Budi menyatakan belum mendapat informasi apakah Yuddy akan dipanggil ke Istana untuk memberikan klarifikasi langsung kepada Presiden Jokowi terkait surat tersebut.

Sebelumnya, publik sempat geger dengan surat yang berkop Kementerian PANRB dan dengan tanda tangan Sekjen Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji. Surat itu berisi permintaan fasilitas dari Konsulat Jendral RI di Sydney kepada Wahyu Dewanto Suripman yang akan berkunjung ke Australia (Sydney dan Gold Coast).

Dalam surat itu, Wahyu Dewanto diinformasikan membawa serta lima anggota keluarganya. Berikutnya, muncul klarifikasi dari Kementerian PANRB yang menyebutkan bahwa Menteri Yuddy tidak tahu menahu mengenai surat tersebut.

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…