Jumat, 1 April 2016 14:20 WIB Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

HOTEL DI JOGJA
Grand Tjokro Jogja Ciptakan Suasana Kekeluargaan dengan Sarung

Hotel di Jogja, Grand Tjokro Jogja merayakan ulang tahun dengan tema sarung

Solopos.com, SLEMAN-Hotel Grand Tjokro Jogja baru saja merayakan ulang tahun ke-3. Berbeda dari perayaan ulang tahun sebelumnya, kini seluruh jajaran pimpinan Grand Tjokro dan para staf memperbanyak kegiatan dengan bakti sosial dan kerja bakti.

Acara puncak yang diselenggarakan pada Rabu (23/3/2016) juga didesain cukup unik. Pimpinan dan seluruh karyawan hotel yang beralamat di Jl. Gejayan Depok Sleman ini merayakan malam syukuran pertambahan usia hotel dengan menggunakan sarung.

Menurut Public Relation Executive Grand Tjokro Hotel, Fabiola Carla Puspita Siregar, sarung identik dengan budaya Jawa. Saat-saat di mana orang mengenakan sarung biasanya bisa ditemui ketika mereka sedang bercengkerama santai atau jagongan. Konsep ini yang di bawa dalam malam puncak HUT Grand Tjokro, Rabu malam itu.

“Kami pilih sarung juga karena menimbulkan suasana yang lebih hangat dan kekeluargaan lebih guyub,” kata Carla, Rabu (23/3/2016) malam.

Sebanyak 95 karyawan mengenakan sarung  untuk kostum bawahan namun ada pula yang hanya mengalungkan sarung pada lehernya. Mereka mengenakan kostum sarung untuk memeriahkan acara tumpengan, Rabu malam.

Rangkaian acara untuk memeriahkan HUT Grand Tokro di antaranya Bicycle Net Colour yaitu bersepeda bersama pada malam hari dengan mengenakan pakaian menyala sembari membagikan pakaian dan sembako di Tugu. “Ada pula pengajian dan kebaktian bagi para staf,” lanjut Carla.

Carla berharap, memasuki usia baru ini, Grand Tjokro Jogja semakin memaksimalkan pelayanannya. Meski ada persaingan antarhotel namun.Grand Tjokro telah memiliki ciri khas tersendiri. Adapun ciri khas Grand Tjokro adalah memiliki sajian kuliner tradisional yang lengkap seperti jenang, gudeg, dan jejamuan.

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…