Pekerja memindahkan gerbong kereta api dari truk pengangkut ke kapal kargo Seiyo Spring di Terminal Jamrud Utara Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (30/3/2016). PT Industri Kereta Api (Inka) mengekspor sebanyak 15 unit gerbong kereta api jenis Meter Gauge (MG) dan Board Gauge (BG) pada tahap pertama dari 150 unit ke Bangladesh. (JIBI/Solopos/Antara/M. Risyal Hidayat) Pekerja memindahkan gerbong kereta api dari truk pengangkut ke kapal kargo Seiyo Spring di Terminal Jamrud Utara Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (30/3/2016). PT Industri Kereta Api (Inka) mengekspor sebanyak 15 unit gerbong kereta api jenis Meter Gauge (MG) dan Board Gauge (BG) pada tahap pertama dari 150 unit ke Bangladesh. (JIBI/Solopos/Antara/M. Risyal Hidayat)
Jumat, 1 April 2016 21:05 WIB JIBI/Solopos/Detik Madiun Share :

EKSPOR KERETA API
PT Inka Siap Masuk ke Pasar Mesir, Tapi...

Ekspor kereta api telah dilakukan Inka ke Bangladesh dan kini perusahaan itu siap memasuki Mesir.

Solopos.com, SURABAYA – Setelah mengekspor kereta api (KA) ke Bangladesh, PT Industri Kereta Api (Inka) Persero yang bermarkas di Madiun siap menerima tawaran dari Mesir untuk membuat pabrik di sana atau melakukan kerja sama dengan industri kereta api setempat.

Direktur Utama Inka, R. Agus H. Purnomo, mengatakan pihaknya siap masuk ke pasar Mesir namun harus memperoleh dukungan permodalan.

“Reaksi saya ya siap, kalau dimodali,” kata Agus kepada wartawan di sela-sela pelepasan ekspor tahap pertama gerbong kereta PT Inka dan peluncuran Kredit Usaha Rakyat Berorientasi Ekspor (KURBE) di Dermaga Jamrud Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kamis (31/3/2016).

Ia menuturkan jika kerja sama itu terealisasi, Inka akan mendapat banyak keuntungan karena Mesir merupakan pintu gerbang menuju negara Afrika, Eropa, dan Asia seperti Sudan, India, Pakistan, dan Mesir sendiri.

Lebih lanjut, Agus berharap pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan melalui Eximbank bisa memberikan National Interest Account (NIA) atau buyer credit.

NIA merupakan permodalan kepada pelaku usaha yang berorientasi impor. Sementara buyer credit adalah membiayai negara yang hendak membeli dari Indonesia. “Pangsa pasarnya besar di sana,” ungkap Agus.

Untuk diketahui, pengalaman INKA di industri kereta dunia selama ini sudah teruji. Selain Bangladesh, Inka telah mengekspor produknya ke Filipina, Thailand, Australia, Singapura, Malaysia.

Produk yang dijual antara lain Flat Car, Power Generating Car, Ballast Hopper Wagon, Body Refer Flat Wagon, Pass Coaches, Well Wagon, dan Carriage Chair Car.

“Negara-negara itu memesan sesuai kebutuhan,” ujar Senior Manager Sekretariat Protokoler Humas dan PKBL Inka Cholik M.Z.

lowongan pekerjaan
Kami Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JUAL DAIHATSU Terios’09 TX AD-Solo,NomerCantik,An/Sendiri,Istimewa,Harga Nego,Hub:08…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Ayo Sowan Simbah

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (14/9/2017). Esai ini karya Joko Setiyono, pustakawan di Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah jjoko@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Banyak orang tidak tahu 14 September bagi bangsa Indonesia merupakan Hari Kunjung Perpustakaan….