Ilustrasi jalan ambles. (JIBI/Harian Jogja/Dok.) Ilustrasi jalan ambles. (JIBI/Harian Jogja/Dok.)
Sabtu, 26 Maret 2016 00:40 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

INFRASTRUKTUR
Haryadi Perintahkan Kimpraswil Segera Perbaiki Jalan Ambles

Kerusakan jalan di Serangan harus segera ditangani karena jalan tersebut merupakan jalur utama akses kendaraan menuju Kota Jogja.

 

Solopos.com, JOGJA-Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti menginstruksikan Dinas Permukiman, Sarana, dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) untuk segera memperbaiki Jalan Ambles di Jalan KH Ahmad Dahlan, Serangan, Ngampilan, yang rusak setelah tertimpa hujan lebat, beberapa waktu lalu.

“Saya sudah perintahkan pada Kimpraswil supaya perbaikan jalan menjadi prioritas diperbaiki,” kata Haryadi saat ditemui usai salat Jumat (25/3) di Masjid Komplek Balai Kota Jogja.

Menurut Haryadi, kerusakan jalan di Serangan harus segera ditangani karena jalan tersebut merupakan jalur utama akses kendaraan menuju Kota Jogja. Jika tidak segera ditangani, dia mengkhawatirkan kerusakan akan semakin parah dan berpotensi menimbulkan korban, terutama para pengendara.

Bahkan, Haryadi meminta perbaikan jalan tanpa harus melalui lelang terbuka karena bisa membutuhkan waktu lama. Dia menginginkan penunjuan langsung pihak ketiga (kotraktor) agar perbaikan jalan cepat selesai. “Asalkan jelas dananya, jelas kerjanya, tidak main-main, saya yang akan bertanggung jawab meminta dispensasi [tanpa harus melalui lelang],” ucap Haryadi.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kimpraswil Kota Jogja, Hendra Tantular mengatakan kerusakan insfrastruktur akibat hujan lebat pada Rabu (23/3) lalu, yakni talud di Blunyarejo, Jetis, dan dua jalan. Kedua jalan tersebut yakni Jalan KH Ahmad Dahlan yang ambles sedalam tiga meter dan lebar enam meter. Kemudian Jalan AM Sangaji yang aspalnya mengelupas.

Menurut dia, amblesnya jalan di Serangan karena gororong-gorong yang tergerus air hujan. Sementara Jalan AM Sangaji rusak karena ada sumbatan sampah di dalam gorong-gorong, sehingga tidak bisa menahan luapan air hujan. Pihaknya masih memperhitungkan kerugian akibat rusaknya sejumlah infrastruktur tersebut.

“Yang jelas perbaikan dua jalan itu akan menjadi prioritas utama, berapa anggaran perbaikannya masih kita hitung,” ujar Hendra. Senin, pekan depan perbaikan jalan dan talud yang rusak akan dibahas dalam rapat terbatas antara pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bersama Wali Kota.

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…