Nelayan sepulang melaut di Pantai Baron, Senin(19/1/2015). (Juli Nugroho/JIBI/Bisnis) Nelayan sepulang melaut di Pantai Baron, Senin (19/1/2015). (Juli Nugroho/JIBI/Bisnis)
Senin, 7 Maret 2016 03:20 WIB David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

PENATAAN GUNUNGKIDUL
Pedagang Baron Mengeluh Sempit & Jauh

Penataan Gunungkidul di Pantai Baron kembali dikeluhkan,

Solopos.com, GUNUNGKIDUL – Proses relokasi pedagang ikan di Pantai Baron, Desa Kemadang, Tanjungsari tidak berjalan lancar. Setelah pindah ke tempat baru, para pedagang mengaku mengalami penurunan pendapatan, karena lokasi baru dinilai kurang strategis dan lebih sempit dari tempat berjualan yang lama.

(Baca Juga : PENATAAN GUNUNGKIDUL : Relokasi Pedagang Pantai Baron Menuai Protes)

Pemindahan lapak dagangan ini dilakukan karena di tempat lama dijadikan sebagai kantor tempat pelelangan ikan. Oleh karenanya pedagang digeser ke sebelah utara dari tempat lama. Meski lokasin pemindahan tidak terlalu jauh, hal tersebut berpengaruh terhadap pendapatan pedagang.

Keluhan akan pemindahan ini salah satunya disuarakan oleh Suparsi, salah seorang pedagang ikan di Baron. Menurut dia, lokasi baru ini dinilai lebih sempit. Untuk satu lapak dengan luas empat meter persegi digunakan oleh satu kelompok yang terdiri dari tiga orang.

Selain ada kesan sempit, dia juga mengkritis posisi tempat berjualan. Posisi berdagang yang menghadap ke utara dinilai kurang strategis. Hal ini sangat berbeda dengan di lokasi yang lama yang menghadap ke barat. Posisi sekarang, kata Suparsi, ikan-ikan yang dijajakan kurang bisa terlihat oleh pengujung.

Akibat pemindahan yang dilakukan sejak awal tahun ini, Suparsi mengaku mengalami penurunan penjualan yang berujung terhadap pendapatan yang diterima.

“Kami berharap ada penataan ulang lagi, sehingga kami tidak terus merugi,” tuturnya.

Keluhan yang sama disuarakan Suminem. Menurutnya lokasi yang terkesan tertutup berdampak terhadap minat pengunjung untuk berjajan di lokasi tersebut.

“Coba lebih diperluas lagi, mungkin akan beda kondisinya,” katanya.

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…