Foto udara pusat semburan lumpur panas Lapindo, Porong Sidoarjo, Jawa Timur, dipublikasikan Kantor Berita Antara, Jumat (12/12/2014). Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) kini membangun tanggul baru di di sekitar 73 titik tanggul yang jebol di Desa Kedungbendo. Langkah itu dilakukan untuk melindungi Desa Gempol Sari dan Kali Tengah dari pelebaran luapan lumpur panas tersebut. (JIBI/Solopos/Antara/Eric Ireng) Tampak atas semburan lumpur panas Lapindo, Jumat (12/12/2014). (JIBI/Solopos/Antara/Eric Ireng)
Sabtu, 16 Januari 2016 14:04 WIB Wike Dita Herlinda/JIBI/Bisnis Peristiwa Share :

LUMPUR LAPINDO
Dinas ESDM Sidoarjo: Jarak Semburan Lumpur ke Lokasi Pengeboran 4 Km

Lumpur Lapindo kembali setelah muncul lokasi pengeboran baru oleh PT lapindo Brantas yang menurut Dinas ESDM Sidoarjo berjarak 4 km.

Solopos.com, JAKARTA — Di tengah perbedaan data yang disampaikan Kepala BLH Sidoarjo dengan pihak Lapindo Brantas Inc tentang berapa jarak antara rencana sumur pengembangan TGA -6 yang ada di TGA -1, Dinas ESDM Sidoarjo mulai angkat bicara.

Kepala Bidang ESDM Diskoperindag ESDM Agus Sudarsono menegaskan jarak dari pusat semburan lumpur dengan sumur TGA 1 yang nantinya akan bertentangga dengan sumur baru TGA -6 yang akan dibor Lapindo Brantas Inc adalah 4 km. Dia mengatakan dari data yang ada di dokumen UKL/UPL tentang peta Lapangan Wunut dan Tanggulangin jelas sekali bahwa jarak pusat semburan dengan rencana sumur TGA-6 adalah 4 km.

Hal itu terlihat dari jarak antara pusat semburan dengan sumur TGA – 5 adalah 2,6 km, sementara jarak antara sumur TGA-5 dengan sumur TGA 1 adalah 1,5 km.

“Jarak itu kalau dijumlahkan totalnya 4,1 km, tapi jika ditarik garus lurus jarak antara pusat semburan dengan TGA-1 sejauh 4 km. Karena nantinya sumur TGA-6 rencananya dibor berjarak hanya 50 meter dari sumur TGA-1, maka jaraknya kurang lebih juga 4 km, kata Agus Sudarsono dalam keterangan resmi,” Sabtu (16/1/2016).

Seperti diberitakan, Kepala BLH Sidoarjo Yohanes Siswojo tetap bersikukuh jarak antara sumur TGA-6 dengan pusat semburan hanya 2,5 km. Kepala BLH Sidoarjo ini ogah merivisi pernyataannya sekalipun Lapindo Brantas Inc telah menjelaskan bahwa jarak pusat semburan dengan sumur TGA-6 mencapai 4 km.

Saya tidak mau mengubah pernyataan saya. Jarak sumur yang akan dibor dengan pusat semburan hanya 2,5 KM, katanya. Sesuai peta Lapangan Wunut dan Tanggulangin yang ada di dokumen UKL/UPL Lapangan Wunut dan Tanggulangin terletak sekitar 3,5 km sebelah Timur dan 2,5 km dari titik semburan lumpur Sidoarjo.

“Datanya memang seperti itu. Jaraknya 2,5 km dari titik semburan lumpur,” tegasnya.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…