Jateng
Jumat, 27 November 2015 - 07:50 WIB

PILKADA MAGELANG : Asyik, Ikut Coblos Saat Pilkada, Pelajar Diusulkan Dapat Nilai Tambah

Redaksi Solopos.com  /  Anik Sulistyawati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - ilustrasi (JIBI/dok)

Pilkada Magelang diharapkan akan diikuti para pemilih termasuk para pelajar yang telah memiliki hak pilih.

Kanalsemarang.com, MAGELANG-Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang, Jawa Tengah meminta sekolah memberikan nilai tambahan bagi siswa mereka yang menggunakan hak pilihnya pada pemungutan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 9 Desember 2015.

Advertisement

Permintaan ini disampaikan Penjabat Wali Kota Magelang Rudy Apriyantono pada lokakarya Manajemen Perencanaan Terpadu yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kota Magelang di Magelang, Kamis (26/11/2015).

“Kalau memungkinkan, bagi siswa yang mencoblos agar mendapat nilai tambahan untuk mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Tetapi yang paling penting adalah mereka harus didorong untuk menggunakan hak pilihnya pada pilkada nanti,” ujarnya.

Advertisement

“Kalau memungkinkan, bagi siswa yang mencoblos agar mendapat nilai tambahan untuk mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Tetapi yang paling penting adalah mereka harus didorong untuk menggunakan hak pilihnya pada pilkada nanti,” ujarnya.

Rudy juga meminta pengelola berbagai sekolah di Kota Magelang ikut memantau keikutsertaan para siswanya yang masuk daftar pemilih tetap (DPT) untuk menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember 2015.

“Tolong para siswa yang sudah mencoblos untuk diabsen,” pintanya dikutip Antara.

Advertisement

Kegiatan lokakarya diikuti 190 peserta terdiri atas pejabat Dinas Pendidikan, kepala TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK, ketua Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat, perwakilan Perhimpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi), serta perwakilan Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia (Hipki) Kota Magelang.

Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang jumlah pemilih pemula pada pilkada tercatat sebanyak 1.140 orang. Mereka umumnya kalangan pelajar dengan kartu tanda penduduk (KTP) Kota Magelang.

Sedangkan total jumlah warga setempat yang tercatat dalam daftar pemilih tetap Pilkada Kota Magelang sebanyak 89.112 orang, terdiri 42.490 orang laki-laki dan 46.622 orang perempuan.

Advertisement

KPU Magelang menyiapkan 209 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di tiga kecamatan dan 17 kelurahan. Untuk mengamankan pilkada dikerahkan sebanyak 1.010 personel berasal dari kepolisian, TNI, dan instansi terkait.

Seperti diketahui Pilkada Kota Magelang diikuti tiga pasangan calon, yakni Sigit Widyonindito-Windarti Agustina (nomor urut 1), Muh Haryanto-Agus Susetyo (nomor urut 2), dan Joko Prasetyo-Priyo Waspodo (nomor urut 3).

 

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif