News
Senin, 9 November 2015 - 14:00 WIB

KASUS BANSOS SUMUT : Penyidik Kejakgung Kembali Geledah Kantor Gubernur dan DPRD Sumut

Redaksi Solopos.com  /  Adib Muttaqin Asfar  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho (kiri) dan istrinya Evi Susanti (kanan) memberikan keterangan kepada media seusai diperiksa oleh KPK di Jakarta, Selasa (28/7/2015) dini hari. Keduanya diperiksa selama 13 jam sebagai saksi kasus dugaan suap hakim PTUN Medan. (JIBI/Solopos/Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Kasus korupsi Bansos Sumut dilanjutkan Kejaksaan Agung (Kejakgung). Kantor Gubernur dan DPRD Sumut kembali digeledah.

Solopos.com, MEDAN — Sejumlah penyidik dari Kejaksaan Agung (Kejakgung) kembali melakukan penggeledahan di beberapa ruangan di kantor Gubernur Sumatra Utara dan DPRD Sumut terkait kasus korupsi dana bansos Sumut.

Advertisement

Berdasarkan pantauan Bisnis/JIBI, sejumlah orang yang menggunakan rompi hitam bertuliskan “Penyidik Kejakgung RI” tersebut melakukan penggeledahan di Ruang Risalah Persidangan, dan ruangan Kepala Bagian Keuangan DPRD Sumut. Adapun, penggeledahan berlangsung sejak pukul 10.30 WIB.

Salah satu sumber yang tidak mau disebutkan namanya menyebutkan penggeledahan di DPRD Sumut dilakukan oleh tiga orang penyidik. Tampak para penyidik membawa beberapa berkas dari ruangan-ruangan tersebut untuk diperiksa di aula gedung lama, di lantai 2 DPRD Sumut. Hingga saat ini belum ada satu pun penyidik yang dapat dimintai keterangan terkait penggeledahan.

Sementara itu, di kantor Gubernur Sumut, Kepala Bagian Humas Pemprov Sumut Harvina menuturkan tim penyidik menggeledah ruangan Biro Keuangan di lantai 2. Tak hanya itu, penyidik juga menyambangi Kantor Kesbangpolinmas di Jl. Gatot Subroto.

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif