Ilustrasi pasangan kekasih romantis (Boldsky.com) Ilustrasi pasangan kekasih romantis (Boldsky.com)
Selasa, 27 Oktober 2015 00:00 WIB JIBI/Solopos/Newswire Relation Share :

TIPS HUBUNGAN PASUTRI
Ingin Cepat Punya Anak? Hindari Kata-Kata Ini Saat Bersenggama

Tips hubungan pasutri kali ini mengulas soal beberapa hal yang sebaiknya dihindari saat berhubungan intim.

Solopos.com, JAKARTA — Menimang anak adalah impian setiap pasangan suami istri (pasutri). Untuk mencapai harapan tersebut, sebaiknya pasutri menghindari kata-kata yang ternyata berpotensi menghambat wanita hamil.

Dalam hubungan pasutri, biasanya istri lebih vokal mengungkapkan keinginannya soal anak, sementara sang suami, terkadang tanpa disadari cenderung emosional. Lantas mudah melakukan kesalahan yang mengacaukan suasana hati wanita.

Berikut tiga rangkaian kata yang sebaiknya dihindari oleh pria karena bisa memengaruhi kondisi psikologisnya.

1. “Haruskah kita melakukannya sekarang?”
Dikutip Okezone dari Menshealth, Senin (26/10/2015), pertanyaan “Haruskah kita melakukannya sekarang?” terdengar seperti ungkapan kebosanan. Hubungan intim yang dilakukan demi memiliki anak bisa menjadi rutinitas yang membosankan. Anda mungkin tidak perlu berakting romantis setiap saat sebelum bersenggama, tapi setidaknya jangan terburu-buru saat akan mengusahakan untuk memiliki anak.

2. “Semoga anak kita tidak punya hidung seperti mamanya”
Berdebat mengenai kemungkinan penampilan fisik calon anak jelas tidak ada gunanya. Bila pasangan Anda sensitif dengan hal tersebut, jangan gunakan kekurangan pasangan atau keluarganya bahkan sebagai bahan candaan.

3. “Bagaimana kalau anak kita perempuan?”
Kekhawatiran mengenai jenis kelamin anak adalah sesuatu yang tidak beralasan dan bisa membuat hubungan intim menjadi tidak menyenangkan. Simpan harapan Anda sendiri atau jangan mengungkapkannya saat Anda dan pasangan sedang memulai “usaha membuat anak”. Buatlah suasana menyenangkan untuk Anda dan pasangan Anda.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…