Soloraya
Jumat, 21 Agustus 2015 - 02:40 WIB

HAJI 2015 : 1 Calhaj Asal Cilacap Dirujuk ke RSUD dr. Moewardi

Redaksi Solopos.com  /  Ahmad Mufid Aryono  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (JIBI/Solopos/dok)

Haji 2015, satu jemaah calon haji asal Kabupaten Cilacap dirujuk ke RSUD dr Moewardi karena mengalami penyakit paru-paru.

Solopos.com, SOLO–Sunarto, 64, jemaah calon haji (calhaj) asal Kabupaten Cilacap dilarikan ke RSUD Dr. Moewardi Solo lantaran mengidap penyakit paru-paru, Kamis (20/8/2015). Sunarto sebelumnya mendapat perawatan dari tim kesehatan Asrama Haji Donohudan.

Advertisement

Informasi yang dihimpun Solopos.com, sejak berangkat dari Cilacap, Sunarto telah diinfus dan naik mobil ambulans dari Dinas Kesehatan kabupaten itu. Sesampainya di Asrama Haji Donohudan Kamis sekitar pukul 10.00 WIB, Sunarto langsung dirawat oleh tim kesehatan asrama. Kondisi fisik yang semakin menurun, membuat tim kesehatan merujuk Sunarto ke RSUD Dr. Moewardi.

“Saya hanya bisa pasrah, semisal keberangkatannya ditunda juga tidak apa-apa,” kata Sunarto kepada wartawan.

Koordinator Pemeriksaan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Arqu Aminuzzab, mengatakan kondisi Sunarto semakin memburuk saat tiba di asrama haji. Penyebabnya, Sunarto mengidap penyakit paru-paru. Menurut dia, jika kondisi calhaj tersebut tidak menunjukkan perbaikan, kemungkinan pemberangkatannya bisa ditunda.

Advertisement

“Ini sudah menjadi prosedur, seluruh calhaj yang sakit akan kami tangani terlebih dulu. Tetapi, jika kondisinya semakin memburuk akan kami rujuk,” kata dia kepada wartawan di Asrama Haji Donohudan, Kamis (20/8/2015).

Arqu mengatakan calhaj yang memiliki penyakit kronis, penyakit menular, dan penyakit berat kemungkinan akan ditunda pemberangkatannya. Namun, hal itu sesuai keputusan dari PPIH.

Seluruh calhaj, lanjut Arqu, akan diberi penyuluhan kesehatan selama berada di Tanah Suci. Selain itu, setiap calhaj juga akan diberi satu dus masker berisi 50 buah, delapan masker kain, satu sachet krim pegal-pegal, hansaplas, dan obat diare.

Advertisement

Dia menjelaskan calhaj diimbau untuk selalu mengenakan masker selama berada di tanah suci. Apalagi saat calhaj bersama rombongan haji dari negara lain harus mengenakan masker. Hal ini untuk mencegah penularan penyakit yang disebabkan oleh virus. Calhaj juga diimbau untuk tidak mendekati kawasan peternakan.

“Ini hanya untuk antisipasi penularan, tempat-tempat yang sekiranya ramai orang asing jangan didekati,” ujar dia.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif