Sport
Senin, 27 Juli 2015 - 05:25 WIB

CONCACAF GOLD CUP 2015 : Dikalahkan Panama, Ini Tragedi Bagi Amerika Serikat

Redaksi Solopos.com  /  Mulyanto Utomo  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

CONCACAF Gold Cup 2015 menjadi tragedi bagi juara bertahan Amerika Serikat. Dalam perebutak tempat ketiga AS dikalahkan Panama.

Solopos.com, CHESTER—l Duka Amerika Serikat (AS) berlanjut di Piala Emas CONCACAF 2015 di kampung halaman sendiri. Sebagai tuan rumah dan juara bertahan, tim berjuluk The Yanks itu mengusung ambisi besar mengamankan gelar juara, namun mereka bahkan kalah dalam perebutan tempat ketiga melawan Panama, Minggu (26/7/2015) dini hari WIB.

Advertisement

AS kalah melalui drama adu penalti setelah hanya bermain imbang 1-1 di waktu normal dalam pertemuan di PPL Park, Chester, Pennsylvania, AS. Panama lebih dulu unggul melalui gol Roberto Nurse pada menit ke-55, namun The Yanks membalas melalui gol pemain pengganti, Clint Dempsey, pada menit ke-70. Gol Dempsey sempat membangkitkan asa AS untuk menjaga kehormatan tim sebagai tuan rumah, namun kenyataan justru berbicara sebaliknya.

Kontribusi Dempsey terbukti hanya menunda tangis pilu suporter The Yanks. Hal itu karena skuat besutan Juergen Klinsmann tersebut dipaksa menelan kekalahan melalui drama adu penalti.

Kiper Panama, Luis Mejia, tampil sebagai pahlawan kemenangan timnya dengan menggagalkan dua tendangan pemain lawan, masing-masing Michael Bradley dan DaMarcus Beasley. Satu eksekutor lain AS, Fabian Johnson, juga gagal menuntaskan tugas setelah tendangannya membentur mistar gawang.

Advertisement

Sementara itu di kubu lawan, tiga dari empat penendang Panama melaksanakan tugas dengan baik, yaitu Abdiel Arroyo, Harrold Cummings, dan Roman Torres. Satu-satunya algojo Panama yang gagal mengemban kewajiban adalah Armando Cooper.

Sukses menaklukkan AS menjadi kebanggaan tersendiri bagi Panama. “Memenangi tempat ketiga adalah sebuah kehormatan sangat besar untuk kami,” ujar Pelatih Panama, Hernan Dario Gomez, dilansir nytimes.com, Minggu.

Di sisi lain, hasil jeblok AS membuat pelatih mereka, Juergen Klinsmann, langsung diterpa rumor miring. Manajer asal Jerman itu diragukan terus menakhodai AS dalam upaya menembus Piala Dunia 2018 di Rusia. Meski begitu, Presiden Federasi Sepak Bola Amerika Serikat, Sunil Gulati, menampik kegagalan kali ini menjadi sinyal kemunduran The Yanks. “Saya tak akan menyebutnya sebuah kemunduran,” kata Gulati.

Advertisement

Sebelumnya, AS menelan kekalahan 1-2 dari Jamaika dalam duel di babak semifinal, Kamis (23/7). Hasil itu membuat Jamaikan berhak lolos ke final dan menantang Meksiko untuk memperebutkan gelar juara. (Triyono/JIBI/Solopos)

Pemain Panama rayakan kemenangan juara ketiga CONCACAF Gold Cups. JIBI/Rtr/Bill Streicher-USA TODAY

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif