Peluncuran Mobile Game Kurusetra di Jakarta, Rabu (22/4/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Puspa Perwitasari) Peluncuran Mobile Game Kurusetra di Jakarta, Rabu (22/4/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Puspa Perwitasari)
Rabu, 22 April 2015 18:00 WIB JIBI/Solopos/Antara/Puspa Perwitasari Gadget Share :

FOTO GAME BARU
Begini Peluncuran Game Kurusetra

Game Kurusetra diluncurkan di Jakarta.

   Costplay tokoh Kurusetra Kandini (kanan) dan Juna saat peluncuran mobile game Kurusetra: The Mighty War di Jakarta, Rabu (22/4/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Puspa Perwitasari)


Costplay tokoh Kurusetra Kandini (kanan) dan Juna saat peluncuran mobile game Kurusetra: The Mighty War di Jakarta, Rabu (22/4/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Puspa Perwitasari)

Founder dan CEO Qajoo Studio Alexander Budiman (tengah) bersama Chief Operating Officer Qajoo Studio Rieky Wijaya (ketiga dari kanan), Chief Creative Officer Qajoo Studio Ariel Widjaja (keempat dari kiri), dan costplay tokoh Kurusetra saat peluncuran mobile game Kurusetra: The Mighty War di Jakarta, Rabu (22/4/2015). Qajoo Studio meluncurkan mobile game Kurusetra bergenre role playing game yang terinspirasi perang Bharatayuda dalam gadget berbasis IOS.

 

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…