Kampoeng Batik Laweyan terbitkan Heritage Laweyan, Kamis (9/4/2015). (Ivanovich Aldino/JIBI/Solopos). Wisatawan berbelanja batik (JIBI/Solopos/Dok.)
Kamis, 9 April 2015 22:00 WIB Ivanovich Aldino/JIBI/Solopos Feature Share :

FOTO KAMPOENG BATIK LAWEYAN
Heritage Laweyan Hadapi Aksi Penipuan

Kampoeng Batik Laweyan punya merek bersama.

Wisatawan memilih produk baju batik di Toko Batik Putra Bengawan di Jl. Sidoluhur, Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2015). Forum Pengembangan Kampoeng Batik Laweyan (FPKBL) mengeluarkan merek bersama dengan label Heritage Laweyan untuk meningkatkan standar produk dan menghindari aksi penipuan dalam transaksi.

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…