Tulisan "Saffety Reading" yang jadi bahan lelucon netizen (Istimewa/Twitter)
Kamis, 2 April 2015 15:45 WIB Jafar Sodiq Assegaf/JIBI/Solopos.com Internet Share :

SAFFETY READING POLISI
Typo, Tulisan “Hati-Hati Membaca Polisi” Jadi Lelucon

Saffety reading Polisi menjadi guyonan terbaru di dunia maya.

Solopos.com, SOLO – Kasus salah tulis atau typo memang bisa terjadi di mana saja. Termasuk yang menimpa kostum polisi yang satu ini.

Alih-alih menulis “safety riding” kostum polisi yang satu ini jadi bahan bercandaan lantaran menulis “saffety reading”. Kedua kalimat dalam bahasa Inggris itu jelas mempunyai makna yang jauh berbeda.

Seperti diketahui, safety riding dimaksudkan sebagai himbauan agar pengendara dapat mengendarai kendaraan secara aman. Sedangkan, makna saffety [tulisan yang benar safety] reading diartikan netizen menjadi berhati-hatilah membaca!

“Ok deh pak… Hati-hati membaca ya,” tulis akun @danrem, Selasa (1/4/2015).

Cuitan itu kemudian mendapat komentar beragam dari netizen. “Tulisan “safety reading” di rompi polisi itu artinya hrs ber hati2 ketika membaca hati & perasaan #hayah,” tulis @attayrust.

Beberapa mempertanyakan, siapa yang salah dalam foto ini. “Yang salah tukang sablon/bordir atau,” tulis akun @baturturu. “Masih untung bukan ‘savvety’,” tulis @hidayatbagdja.

Seperti diketahui, program safety riding dikampanyekan dengan menggunakan berbagai media, mulai dari media massa, media sosial, hingga seragam polisi. Program ini juga diusung dalam berbagai kegiatan polisi lalu lintas sebagai sebuah jargon.

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…