Game Clash of Clans (Google Play) Game Clash of Clans (Google Play)
Selasa, 31 Maret 2015 20:35 WIB Ahmad Baihaqi/JIBI/Solopos.com Komputer Share :

Fantatstis! Game Clash of Clans Raup Laba Rp20,9 Triliun

Clash of Clans kembali mencatatkan prestasi. Game besutan Supercell itu mampu meraup keuntungan senilai Rp20,9 triliun.

Solopos.com, SOLOClash of Clans menjadi salah satu game terpopuler beberapa waktu terakhir. Hal itu membuat sang developer mendapat pendapatan yang fantastis dari game besutannya itu.

Seperti dilansir Ibtimes.co.uk, Selasa (24/3/2015), developer game Clash of Clans, Supercell, mengumumkan pendapatan mereka selama 2014 dari game besutannya. Supercell mengaku mampu meraup total 1,1 miliar poundsterling atau sekitar Rp20,9 triliun dari game Clash of Clans.

Angka tersebut cukup mencengangkan mengingat Supercell merupakan developer yang baru meluncurkan tiga game di Google Play Store.

Gamegame tersebut adalah Hay Day, Clash of Clans, dan Boom Beach. Ketiga game tersebut telah memiliki model microtransactions atau in-app purchase yang tengah populer di hampir setiap mobile game.

Pendapatan Supercell diklaim terus meningkat dua kali lipat setiap tahunnya. Meski begitu, developer asal Finlandia tersebut hanya mempekerjakan 138 karyawan saja hingga akhir 2013.

Kabarnya, kini perusahaan tersebut telah menambah karyawan menjadi total 150 karyawan yang berasal dari 33 negara berbeda.

Chief Executive Supercell, Ilkka Paananen, mengatakan tujuan Supercell adalah menggabungkan orang-orang terbaik di industri untuk menciptakan game populer yang dimainkan jutaan orang.

Dia menambahkan Supercell juga berharap game besutan mereka bisa dimainkan hingga bertahun-tahun.

“Pencapaian hari ini adalah hasil dari kerja keras. Kami sangat bangga menjadi sebuah kekuatan perwakilan Finlandia dalam persaingan mobile gaming. Kami sangat berterima kasih kepada jutaan gamer di seluruh dunia yang telah memainkan permainan kami,” jelas Paananen.

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…