Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, M. Nasir (JIBI/Solopos/Antara)
Rabu, 25 Maret 2015 10:15 WIB Shoqib Angriawan/JIBI/Solopos Pendidikan Share :

RISET & TEKNOLOGI
Pemerintah akan Bangun 100 Techno Park

Riset dan teknologi dikembangkan pemerintah dengan membangun 100 techno park hingga 2019.

Solopos.com, SOLO –  Pemerintah akan membangun 100 science dan techno park di berbagai penjuru Nusantara hingga 2019 mendatang.

Rencananya, program yang diterapkan pada sains dan techno park tersebut mengadopsi Solo Techno Park (STP) yang telah berhasil dibangun di Kota Bengawan.

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), M. Nasir, mengatakan program yang diterapkan STP dinilai berhasil mencetak tenaga yang terampil dan andal. Selain itu, dia juga ingin mempertahankan budaya kerja seperti di STP.

“Hingga 2019, kami akan membangun 100 techno park dan science park. Sampai saat ini, techno park baru ada di Solo, Sragen, dan Palembang. Paling berhasil ya di Solo ini. Nanti, kami harapkan modelnya bisa seperti di Solo, memiliki budaya kerja yang baik,” ujarnya saat ditemui wartawan di Politeknik ATMI Solo, Selasa (24/3/2015).

Nasir melanjutkan Papua menjadi salah satu provinsi yang bakal dibangun techno park serupa. Namun demikian, konsep pendidikannya lebih fokus kepada pangan dan kayu. Berbeda dengan di STP yang fokus kepada manufaktur.

“Dengan pembangunan techno park ini, kami ingin membangun Papua supaya bisa melakukan perubahan secara cepat. Sebab, di sana sangat banyak pangan seperti sagu dan kayu,” kata dia.

Selain mendirikan techno park, pihaknya juga terus menggenjot hubungan antara akademisi, industri, dan pemerintah. Menurutnya, tiga sektor tersebut harus mampu bersinergi dengan baik.

“Sejak awal kami selalu mendorong pendidikan tinggi (PT) supaya melakukan hilirisasi dan komersialisasi produk terhadap dunia usaha. Hasil penelitian dari PT ini bisa diterapkan pada dunia usaha dan industri. Sementara, pemerintah bisa memberikan fasilitas penyediaan peralatan,” terang dia.

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…