Entertainment
Jumat, 21 November 2014 - 13:20 WIB

Konser di Jogja, Roy Jeconiah Rayakan Ultah Milisi

Redaksi Solopos.com  /  Nina Atmasari  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Roy Jeconiah saat tampil di Terrace Cafe, Kamis (20/11/2014). (Harian Jogja/Arief Junianto)

Harianjogja.com, SLEMAN—Ratusan pengunjung yang semula hanya duduk, sontak berdiri, berteriak dan mengangkat tangan ketika tembang Neraka Jahanam mulai dilantunkan oleh Roy Jeconiah.

Lagu berirama cepat dengan distorsi tajam yang dibawakan oleh mantan vokalis Boomerang itu langsung menghentak pengunjung Terrace Cafe, Kamis (20/11/2014) dini hari.

Advertisement

Pengunjung yang berasal dari beberapa komunitas fans Boomerang dan Roy Jeconiah macam Milisi dan Boomers Jogja, langsung berdesakan maju ke panggung, larut dalam distorsi gitar dan hentakan drum.

Kehadiran Roy Jeconiah terasa istimewa, terutama bagi Milisi Jogja. Di hari peringatan ulang tahun mereka yang ke-2, Roy hadir menggelar konser.

Lebih dari 15 lagu dibawakan Roy. Meski kini tak lagi berbendera Boomerang, vokalis yang selalu berdandan ala suku Indian ini masih identik dengan grup band rock asal Surabaya itu.

Advertisement

Terbukti, dalam penampilannya, Roy membawakan beberapa lagu yang dia populerkan bersama Boomerang. Selain Neraka Jahanam yang menjadi lagu pembuka, beberapa lagu lain yang dibawakan adalah Bawalah Daku, Generasiku, Kisah hingga Pelangi.

Kedekatan Roy dengan fansnya memang tak diragukan lagi. Terbukti, saat melantunkan lagu Kisah, penyanyi berusia 45 tahun itu mengajak tiga orang fansnya untuk bernyanyi bersama. Tak cukup hanya di situ, Roy juga menyempatkan diri merayakan HUT Milisi Jogja.

Dua kue ulang tahun yang telah disiapkan, dipotong bersama para fans. “Selamat ulang tahun untuk Milisi Jogja. Semoga kita selalu solid,” ujarnya sebelum meniup lilin yang menancap di kue ulang tahun.

Advertisement

Tak hanya mengusung lagu yang dipopulerkan bersama Boomerang, Roy juga menyanyikan beberapa tembang single miliknya bersama band barunya, Jecovox. Salah satunya tembang Sang Saka Merah Putih. Single ini cukup unik, karena Roy menempatkan pidato Bung Karno saat memproklamasikan kemerdekaan RI di awal lagu. Sebagai tembang penutup, Roy membawakan Pelangi. Setidaknya, lagu ini bisa menjadi pengobat rindu para penggemar Boomerang.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif